FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Salah Ambil Motor, Pria Asal Ponorogo Dihajar Warga Mojokerto

Peristiwa     Dibaca : 218 kali Jurnalis:
Salah Ambil Motor, Pria Asal Ponorogo Dihajar Warga Mojokerto
FaktualNews.co/Amanu/
Pria asal Ponorogo yang menjadi korban amuk massa akibat salah ambil motor

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Nasib nahas menimpa Rendi Irawan, (22) asal Perum Grisimai jalan Budi utomo CD 8, Desa Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Hanya gara-gara salah ambil motor, pria ini malah menjadi sasaran amuk massa warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 11 November 2018 sekira jam 15.30 WIB, di sebuah rumah kost yang beralamat di Dusun Sukorejo, Deaa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Kejadian itu berawal, saat Rendi bersama sang istri sedang bermain ke rumah kos temanya di wilayah Ngoro.

Setelah sampai di tempat kost, sang istri masuk ke kamar temanya. Sedangkan Rendi langsung memarkir sepeda motornya di samping kost. Rendi kemudian menghampiri seseorang bernama Slamet yang jaraknya tidak jauh dari tempat kos teman sang istri.

Selang satu jam, tiba-tiba dirinya dihampiri seseorang bernama Orbit Talia dengan memberikan empat butir pil double L. Rendi minum 2 butir sedangkan Slamet minum 2 dengan di campur kopi.

Selanjutnya sekira jam 15.30 WIB, ketika Rendi hendak kembali ke tempat kost untuk mengambil sepeda motor, Rendi salah masuk ke tempat kost. Ia juga salah memasukkan kunci sepeda motor.

Rendi kemudian ditegur oleh pemilik sepeda motor dan langsung diteriaki maling. Sontak teriakan itu mengundang warga sekitar. Hingga akhirnya, warga pun menghajar Rendi hingga babak belur.

Sementara itu, AKP Gatot Wiyono Kapolsek Ngoro saat di konfirmasi mengatakan, dari hasil penyidikan petugas, Rendi tidak terbukti akan melakukan aksi pencurian. Haya saja pada saat itu, Rendi sedikit tidak sadarkan diri lantaran habis menenggak pil double L, sehingga salah ambil motor.

“Motor Rendi CBR sedangkan motor yang salah di masuki kontak merupakan motor Vixion ” ungkap Kapolsek. Meski demikian, sampai saat ini, Rendi masih berada di Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek juga mengimbau, agar masyarakat tidak gegabah dalam menghadapi persoalan, khususnya dengan main hakim sendiri. “Serahkan sepenuhnya kepada petugas. Kalau memang sudah diamankan, tidak boleh main hakim sendirin, silahkan melapor, kami siap 24 jam,” tandasnya.

Editor
Z Arivin
Tags

YUK BACA

Loading...