FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Sayur yang Tidak Boleh Dikonsumsi Mentah

Kesehatan     Dibaca : 110 kali Jurnalis:
Sayur yang Tidak Boleh Dikonsumsi Mentah
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi

FaktualNews.co – Untuk memaksimalkan manfaat sayuran, beberapa orang menganggap kita harus mengkonsumsinya dalam kondisi mentah. Alasannya, proses pemanasan dianggap bisa merusak nutrisi dalam sayur. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Beberapa sayur justru dianjurkan untuk diproses terlebih dahulu atau akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Creator situs BetterThanDieting.com, Bonny Taub-Dix berbagi informasi soal sayuran mana yang sebaiknya tak dikonsumsi dalam kondisi mentah dan harus dimasak, seperti dikutip FaktualNews.co dari Kompas.com.

1. Kale

Banyak orang mengkonsumsi kale mentah tanpa mengalami masalah apapun. Kebanyakan memasukannya ke dalam bahan salad. Padahal, sebuah studi yang dilakukan oleh Linus Pauley Institute menemukan bahwa mengkonsumsi sayuran dari keluarga cruciferous seperti kale bisa mengacaukan sintesis hormon tiroid. Hal ini bisa berdampak negatif terhadap metabolisme tubuh Namun, Taub-Dix mengatakan, efek negatif tersebut mungkin baru dirasakan jika kita mengkonsumsi kale mentah dengan jumlah yang sangat banyak.

2. Tomat

Tomat memiliki banyak manfaat kesehatan ketika dikonsumsi mentah. Namun, sebenarnya kita justru akan mendapat lebih banyak kandungan likopen setelah tomat dimasak. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Agricultural and Food Chemistry tomat melepaskan lebih banyak likopen ketika dimasak.

Likopen sendiri adalah senyawa antioksidan penangkal kanker. Menurut Scientific American, hal ini dikarenakan suhu panas bisa memecahkan sel-sel keras yang ada pada tomat tersebut dan membuat nutrisinya lebih mudah diserap. Selain dimasak, kita juga bisa mengkonsumsi tomat kalengan. Malah, likopen yang terserap mungkin akan lebih banyak daripada mengkonsumsinya pada kondisi segar. Tambahkan minyak zaitun agar penyerapannya lebih sempurna.

3. Kacang merah

Secara teknis, kacang merah sebetulnya masuk ke dalam jenis kacang-kacangan, bukan sayuran. Namun, karena menjadi bagian dari diet vegan, maka rasanya tak menjadi masalah untuk menggolongkannya ke dalam kelompok sayuran. Kacang merah akan lebih baik jika dikonsumsi dengan direbus, setelah sebelumnya direndam air terlebih dahulu. Jika tidak, kita berpotensi terkena haemagglutinin, sebuah racun yang, seperti disampaikan The Independent, bisa menyebabkan muntah-muntah dan diare.

4. Brokoli, kol, kubis

Menurut Scientific American, memasak sayuran yang tergolong kelompok cruciferous seperti brokoli, kol dan kubis bisa membantu pelepasan indole, komponen organik yang bisa memerangi kanker pra-kanker. Sayuran cruciferous mentah juga bisa menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang. Meski begitu, bukan berarti kita tak bisa mengkonsumsinya mentah.

Kita boleh saja mengkonsumsinya mentah namun dalam jumlah yang wajar untuk menghindari risiko masalah pencernaan. Selain itu, Taub-Dix menyarnkan, potonglah sayuran tersebut dengan baik dan jika tidak terbiasa, hindari mengkonsumsi secara bersamaan. Wortel modern(TTL media/Shutterstock.com)

5. Wortel

Merebus wortel bisa membantu pelepasan karotenoid, antioksidan yang membantu memaksimalkan fungsi sistem imun. Jadi, jika kamu senang menjadikan wortel mentah sebagai cemilan, mungkin kamu perlu merebusnya sebentar mulai saat ini.

6. Cabai

Cabai adalah sumber likopen dan asam ferulat yang baik. Manfaat dari cabai juga akan terserap maksimal jika kita memasaknya. Namun jangan memasaknya terlalu matang.

Taub-Dix menjelaskan, Vitamin C akan mudah rusak karena panas. Sehingga cabai yang dimasak hingga mereka kering akan menghilangkan nutrisi yang terkandung. “Kita juga akan meresap lebih banyak Vitamin A dari cabai yang ditumis dengan minyak zaitun daripada dikonsumsi dalam kondisi mentah,” kata dia.

7. Brussel sprout

Menurut University Hospitals of North Ohio, Brussel sprout bisa menyebabkan kembung dan gas jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, pastikan kamu memasaknya dahulu sebelum mengkonsumsinya. Untuk memastikan kamu mendapatkan nutrisi yang maksimal, proseslah sayuran tersebut secara bervariasi. Ketika kamu menemukan metode yang pas, maka mengkonsumsi sayuran setiap hari akan jadi kebiasaan yang mudah.

Editor
Saiful Arief
Tags

YUK BACA

Loading...