FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Puting Beliung di Sidoarjo, Rusak 447 Rumah dan Satu Korban Tewas

Peristiwa     Dibaca : 255 kali Jurnalis:
Puting Beliung di Sidoarjo, Rusak 447 Rumah dan Satu Korban Tewas
FaktualNews.co/Alfan Imroni/
Rumah rusak akibat diterjang puting beliung di Sidoarjo.

SIDOARJO, FaktualNews.co – Total rumah rusak berat maupun rusak ringan akibat amukan angin puting beliung di dua kecamatan yakni Kecamatan Tulangan dan Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo sebanyak 447 rumah. Berikut data yang masuk dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo.

447 rumah tersebut terdapat di 8 desa di Kecamatan Tulangan antara lain Desa Kajeksan, Grinting, Grabagan, Singopadu, Kepuhkemiri, Kepadangan dan Kepunten. Rinciannya, 372 rumah di Desa Kajeksan, 22 rumah di Desa Kepunten, 26 rumah di Desa Kemantren, 11 rumah di Desa Grinting, 8 rumah di Desa Grabagan, 7 rumah di Desa Singopadu dan 1 rumah di Desa Kepadangan.

“Data sementara yang dilaporkan ke kami ada 447 rumah. Dari jumlah itu ada rumah yang mengalami rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Jumlah tersebut sifatnya masih sementara dan kami akan melakukan pendataan lagi,” ucap Dwijo Prawito, Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo, Selasa (20/11/2018).

Sementara itu, untuk terjangan puting beliung di Kecamatan Balongbendo, masih belum ada laporan. Namun, ada satu orang meninggal dunia diketahui bernama Erwin warga RT 04 RW 02, Desa Wonokupang, Balongbendo akibat tertimpa tembok bangunan saat bekerja di pabrik saat puting beliung terjadi dikawasan tersebut.

Saat ini, pihak BPBD Kabupaten Sidoarjo juga mengerahkan beberapa personil untuk membantu warga dalam membersihkan puing-puing bangunan dan memotong pohon yang roboh. “Untuk yang Balongbendo, masih kami lakukan pendataan. Kami juga mengerahkan anggota untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.

Satu Orang Tewas Tertimpa Tembok

Erwin seorang pekerja di PT Menara Jaya Lestari tewas tertimpa tembok saat terjadi hembusan angin kencang puting beliung yang menghempas dikawasan Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, saat itu dia bersama Supriyadi bekerja di perusahaan produksi obat nyamuk tersebut bersama-sama. “Satu orang meninggal dunia dan satunya mengalami patah tulang,” ucap Hadi salah satu warga sekitar.

Melihat kejadian itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Anwar Medika Balongbendo. “Satu korban atas nama Erwin meninggal dunia. Sedangkan korban satunya mengalami patah tulang lengannya. Saat ini masih dirawat di rumah sakit,” ungkap Kapolresta Sidoarjo AKBP Zain Dwi Nugraha saat mendatangi lokasi.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...