FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pasang Stiker Pasangan Capres, Sopir MPU di Jombang Dibayar Rp 100 Ribu

Politik     Dibaca : 64 kali Jurnalis:
Pasang Stiker Pasangan Capres, Sopir MPU di Jombang Dibayar Rp 100 Ribu
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Pencopotan APK yang terpasang di angkutan umum Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Stiker bergambar pasangan calon Presiden dan Cawapres, Jokowi-Amin nampak terpasang di sejumlah mobil penumpang umum (MPU) di Jombang, Jawa timur. Walhasil, sejumlah petugas dari Satpol PP dan Bawaslu terpaksa mencopot atribut kampanye itu, karena dianggap melanggar aturan, Selasa (27/11/18).

Sementara, salah satu sopir MPU jurusan Jombang-Ploso, Asnan, mengaku dibayar oleh seseorang yang tidak dikenal sebesar Rp100 ribu, sebagai uang jasa pemasangan stiker di angkot miliknya ini.

“Saya gak tahu siapa yang masang, orangnya tiba-tiba datang,entah itu relawan atau tim penemangan saya pun tidak kenal. Saya hanya ikut-ikutan teman lainya, dibayar seratus ribu,” ungkapnya di area simpang tiga Jombang.

Sementara, paguyupan angkutan umum Jombang sendiri sebenarnya sudah melarang anggotanya untuk menerima tawaran pemasangan atribut kampanye apapun. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Paguyupan angkutan umum Jombang, Makhinul Karim (53).

Karim pun mengaku sudah pernah mendapat tawaran dari salah satu tim pemenangan paslon. Namun, paguyupan menolaknya dengan alasan menjaga netralitas MPU. Namun secara pribadi, diapun tidak pernah melarang para sopir yang ingin memasang gambar salah satu paslon.

“Kami pernah ditawari dengan harga Rp. 250 ribu per mobil tapi kami tolak karena kami tidak ingin terjadi hal-hal negagif, tapi secara pribadi kami tidak melarang atau tidak menyuruh,” jelas Karim.

Karim merinci jumlah anggota paguyupan angkutan umum di Jombang ada 60 orang. Sejauh ini yang diketahui memasang gambar atau atribut kampanye salah satu Paslon Capres Cawapres sebanyak 10 orang atau MPU berbagai jurusan di Jombang.

“Yang saya ketahui ada sekitar 10 angkutan yang masang gambar kampanye itu,” pungkasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...