FaktualNews.co

Cemburu, Seorang Suami di Pasuruan Diduga “Mbondet” Istrinya Hingga Tewas

Peristiwa     Dibaca : 920 kali Penulis:
Cemburu, Seorang Suami di Pasuruan Diduga “Mbondet” Istrinya Hingga Tewas
FaktualNews.co/istimewa
Warga melihat jasad korban bondet tergeltaj di jalan.

PASURUAN, FaktualNews.co – Ketenangan warga Dusun Winong, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, digemparkan dengan ledakan bom ikan (bondet) yang menewaskan seorang ibu rumah tangga bernama Husniah (40), warga setempat, Rabu (28/11/2018), sore. Korban tewas bersimbah darah di pinggir jalan desa.

Motif dugaan akibat cemburu ini, berawal saat korban berjalan bersama seorang temannya sepulang kerja tempat rongsokan barang bekas di dusun yang tak jauh dari rumah korban. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba ada dua orang naik motor menghampirinya dan tak disadari orang tersebut langsung melemparkan bondet ke arah korban.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Karuan saja, korban terkena ledakan dan terkapar bersimbah darah dengan luka menganga di bagian kepala kiri, tewas di lokasi kejadian.”Kejadian ini membuat warga kaget. Karena dikira ada peristiwa begal di lokasi. Tapi begitu dilihat ternyata ada seorang wanita dilempar bondet hingga tewas,” kata Nurhadi, warga sekitar lokasi, Rabu (28/11/2018).

Pelemparan bondet ini, diduga kuat dilakukan suaminya sendiri karena cemburu dan selama ini pasangan suami istri (pasutri) yang tak dikarunia anak ini telah pisah ranjang selama 2 bulan lebih. Bahkan suami yang disebut bernama Mad (45), telah berupaya maksimal untuk meminta rujuk kembali pada korban. Namun ditolaknya secara halus.

Pasca kejadian, pelaku langsung kabur dan masih dilakukan pengejaran oleh polisi. Korban yang tewas dalam kondisi mengenaskan ini, dievakuasi ke RSUD dr R Soedarsono untuk diotopsi.”Kejadian ini diduga karena cemburu. Kami masih lakukan penyelidikan dan memintai kererangan sejumlah saksi-saksi,” ujar Kapolsek Pasrepan, AKP Cahyo Widodo.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...