FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Tim Labfor Polda Jatim, Olah TKP di Kampus Undar Jombang yang Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 93 kali Jurnalis:
Tim Labfor Polda Jatim, Olah TKP di Kampus Undar Jombang yang Terbakar
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Tim Labfor Polda Jatim, saat berada di lokasi kebakaran Kampus Undar Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Akhirnya pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan menyusul kebakaran di gedung Advance Lecturing milik Kampus Universitas Darul Ulum Jombang, yang terjadi pada Senin (03/12/18).

Tim laboratorium forensik Polda Jatim, tiba di Kampus Undar Jombang, untuk mencari tahu lebih dalam penyebab pasti dari terbakarnya sejumlah ruangan di dua lantai, yakni lantai 2 dan 3 kampus Undar tersebut.

Hingga saat ini petugas masih menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara). Berdasarkan pantauan di lokasi, satu per satu ruangan mulai disisir petugas guna kepentingan penyidikan. Nampak beberapa saksi dari mahasiswa dan petugas keamanan kampus juga dimintai keterangan oleh polisi.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda satu gedung milik Universitas Darul Ulum Jombang, Senin petang kemarin. Sejumlah ruangan dari dua Fakultas di dua lantai, yakni lantai 2 dan 3 hangus dilalap sijago merah. Kobaran api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Demikian ini, setelah sejumlah mobil tangki milik PMK dan satu unit mobil water cannon milik Polres Jombang tiba di lokasi. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini.

Meski tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan kerugian materi mencapai Rp 10 miliar. Selain membakar ruangan berikut sejumlah komputer dan monitor milik FKIP dan Fisipol, kebakaran ini juga membuat ratusan dokumen milik Fakultas tidak bisa diselamatkan.

“Banyak yang hilang, dokumen skripsi, transkrip mahasiswa, ratusan ijazah. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 miliar, “ujar Suhudi, Dekan FKIP.

Sementara, hingga saat ini, penyidikan masih berjalan dan polisi belum bisa dimintai keterangan apapun terkait penyebab kebakaran ini.

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...