FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kenaikan Harga Pakan Ternak Untungkan Petani Jagung di Pasuruan

Ekonomi     Dibaca : 56 kali Jurnalis:
Kenaikan Harga Pakan Ternak Untungkan Petani Jagung di Pasuruan
FaktualNews.co/Abdul Aziz/
Petani Pasuruan saat memanen jagung

PASURUAN, FaktualNews.co – Kenaikan harga pakan ternak saat ini membuat kalangan petani jagung di Kabupaten Pasuruan diuntungkan. Karena, dengan kenaikan harga tersebut membuat petani setempat keuntungannya bertambah tiga kali lipat dari panen sebelumnya.

Tahun sebelumnya, harga jagung di Kabupaten Pasuruan mencapai Rp 3.500 per kilogram. Sejak adanya kenaikan harga pakan ternak saat ini, harga jagung petani bisa naik mencapai Rp 4.500-Rp 5.000 per kilonya. “Dengan kenaikan pakan ternak petani diuntungkan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Ihwan, Jumat (7/12/2018).

Menurutnya, hasil panen jagung untuk tahun 2017 di Kabupaten Pasuruan mencapai 280 ton. Sehingga dengan kebutuhan jagung surplus. “Keuntungan lainnya petani juga telah mendapatkan bantuan benih jagung hibrida dari pemerintah pusat, total jumlah mencapai 100 ton lebih. Bantuan itu telah dinikmati petani sejak dua bulan ini,” jelas dia.

Selain bantuan benih, lanjut Ihwan, untuk tiap hektarnya para petani yang garap lahan, juga diberi bantuan gratis pupuk sebanyak 50 kilogram. Untuk tahun ini sekitar 40 ribu hektar, sedangkan untuk tahun 2017 lalu, jumlah tanam mencapi 36 ribu hektar. Dengan luas tanam tahun ini, pihaknya berharap ada kenaikan 50 ribu ton dibandingkan tahun 2017 lalu.

Selain itu, pihaknya berharap datangnya musim hujan yang saat ini mulai turun di sejumlah daerah tadah hujan, diprediksikan jumlah panen jagung akan meningkat tahun ini. “Kita berasumsi tiap hektarnya bisa panen selitar 6 ton lebih. Karenanya kita upayakan hasil panen meningkat tahun ini yang bisa mencapai jumlah 330 ribu ton,” katanya.

Ia menambahkan, targetnya pada musim sesuai bantuan benih dan pupuk tersebut dialokasikan untuk 7.500 hektar. “Sedangkan untuk daerah yang alami kekeringan, telah ditunjang dengan diberikannya peralatan pompa air pada petani, sifatnya untuk meningkatkan produksi karena selama ini daerah itu, adalah tadah hujan,” pungkasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...