FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bakso Endel Surabaya, Kreasi Pentol Besar Bersayur Taoge

Kuliner     Dibaca : 82 kali Jurnalis:
Bakso Endel Surabaya, Kreasi Pentol Besar Bersayur Taoge
FaktualNews.co/Dofir/
Pelanggan sedang menikmati bakso di warung Bakso Endel.

SURABAYA, FaktualNews.co – Siapa yang tidak suka bakso. Jenis makanan berkuah yang sudah familier di lidah masyarakat Indonesia. Makanan yang biasanya terdiri atas bola-bola daging giling, mie putih serta sedikit tambahan sayur berupa irisan kubis.

Masyarakat juga perlu tahu bahwa ada bakso dengan campuran sayur taoge, selain kubis dan mie putih. Sajian ini salah satu terdapat di menu warung ‘Bakso Endel’ milik Agus Setiawan. Berlokasi di Jalan Kendangsari, Gang Lebar, nomor 31, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya.

Agus Setiawan, selaku pemilik warung mengatakan sayur taoge adalah ciri khusus sajian bakso yang ia jual. Sejak penjualnya yang terdahulu, yakni orang tua Agus. Ciri lain yang membedakan, berupa ukuran bakso serta tambahan kikil pada menunya.

“Ciri khasnya jumbo ini lho, sama kikil. Juga ada taoge, kecambah sebagai satu ciri khas,” kata Agus ketika berbincang dengan FaktualNews.co, Sabtu (8/12/2018).

Warung yang ia buka mulai pukul 09.30 hingga 21.30 WIB setiap harinya ini, siap melayani para pecinta bakso. Kata Agus, warung akan tetap dibuka meski hari libur atau hari raya. Ia baru tutup bila ada kepentingan keluarga yang mendesak.

“Nggak ada liburnya, liburnya paling mendadak kalau ada masalah. Hari besar masih berjualan,” ucap pria murah senyum ini.

Setiap hari, Agus dengan enam karyawan melayani sedikitnya 300 pelanggan. Para pelanggan ini, berasal dari daerah sekitar Surabaya, dengan berbagai macam latar belakang.

Bukan cuma secara langsung, penjualan juga ia lakukan secara online dengan menggandeng layanan makanan ojek online seperti Go Food dan Grab. Diakuinya, penjualan online turut menambah jumlah pelanggan meski tak sebesar jumlah pelanggan yang secara langsung berkunjung ke warungnya.

“Yang offline lebih rame,” singkatnya.

Bicara soal harga, Agus juga sengaja menawarkan beragam pilihan kepada pelanggan. Ini juga yang membedakan layanan penjualan bakso yang dipunyai pria asal Blitar tersebut. Untuk satu porsi Bakso Biasa, dibanderol seharga Rp 8 ribu. Sementara paling mahal, seharga Rp 25 ribu per porsi, yakni Bakso Guling.

Selain itu, beberapa menu seperti Bakso Halus, Bakso Kotak, Bakso Isi Puyuh, Bakso Mercon hingga Bakso Kikil juga disediakan. Total, ada sebanyak 12 menu pilihan bakso di warung Bakso Endel.

Guna melengkapi menunya, beberapa jenis minuman juga ia sediakan. Mulai minuman ringan hingga es degan. Harga cukup ramah dikantong, mulai dari Rp 6 ribu hingga Rp 9 ribu.

Selain di Jalan Kendangsari Gang Lebar, Bakso Endel juga punya cabang di Jalan Tenggilis Mulya, nomor 76, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya. Penjual keliling juga ia punya, biasanya dijual di area Mall Royal Plaza, Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya.

Warung Bakso Endel merupakan bisnis keluarga yang sudah berjalan semenjak orang tuanya pada tahun 90 an lalu. Dimulai dengan berjualan secara berkeliling dari kampung ke kampung, belum menetap seperti sekarang ini. Sedangkan nama Endel yang tercantum pada gerobak bakso, diceritakan Agus, merupakan suatu kebetulan semata.

“Itu beli rombong sejak awal ada tulisannya Bakso Endel, dulu kan masih keliling,” katanya.

Karena punya banyak pelanggan, Agus sebagai anak pertama dari tiga bersaudara ini melanjutkan usaha tersebut. Pada tahun 2008 ia kemudian memutuskan mengkontrak sebuah rumah di Jalan Kendagsari Gang Lebar, dan berhasil membeli tempat itu hingga kini.

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...