FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Longsor Terjang Pacitan, Satu Rumah Tertimbun Empat Orang Hilang

Peristiwa     Dibaca : 54 kali Jurnalis:
Longsor Terjang Pacitan, Satu Rumah Tertimbun Empat Orang Hilang
FaktualNews.co/Istimewa/
Rumah yang mengalami kerusakan akibat longsor tanggul Bengawan Solo.

SURABAYA, FaktualNews.co – Selain banjir yang menerjang sejumlah desa di Kabupaten Pacitan, hujan deras dengan intensitas tinggi sejak sore kemarin juga mengakibatkan longsor di Dusun Jambu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung/Ngadirojo, Kabupaten Pacitan.

Longsor menyebabkan satu rumah di dusun tersebut tertimbun material tanah. Bahkan disebutkan, empat orang penghuni rumah hilang. Diduga, mereka menjadi korban tanah longsor.

Kepala BPBD Jatim, Suban Wahyudiono, ketika dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan empat orang penghuni rumah tersebut hilang, dan sedang dalam pencarian tim evakuasi BPBD setempat.

“Untuk tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Kebonagung itu, Dusun Jambu, Kecamatan Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung itu ini masih ada satu rumah yang tertimbun sehingga empat jiwa itu masih belum diketemukan,” tuturnya, Sabtu (8/12/2018).

Identitas terduga korban longsor tersebut antara lain, Sukirah, Sugiyem, Katinem dan ketiganya berjenis kelamin perempuan. Serta atas nama Misgiman seorang laki-laki.

“(Dari laporan yang diterima) atas nama Bu Sukirah, Bu Sugiyem, Bu Katinem dan Misgiman, masih belum diketemukan,” lanjutnya.

Hingga saat ini alat berat dikabarkan sudah mencapai lokasi untuk melakukan pencarian tubuh korban. Beberapa personel dari BPBD Pacitan, tim SAR Tulungagung serta tim TRC BPBD Jawa Timur juga dilaporkan diperbantukan dalam proses ini.

Selain longsor, bencana banjir juga menerjang sejumlah desa wilayah, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur pada Jumat (7/12/2018) malam. Sedikitnya, ada tiga desa yang terdampak banjir. Yakni, Desa Kayen, Desa Sukoharjo di Kecamatan Pacitan. Dan, Desa Purwoasri di Kecamatan Kebonagung. Akibat bencana ini, diperkirakan ratusan korban terdampak dan sudah dievakuasi ke tempat yang aman.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...