ucapan idul fitri pemkab jombang
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kronologi Driver Grab Dirampok dan Ditusuk 11 Kali di Mojokerto

Peristiwa     Dibaca : 844 kali Jurnalis:
Kronologi Driver Grab Dirampok dan Ditusuk 11 Kali di Mojokerto
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi penusukan

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Yohanes Witondy (50), seorang sopir taksi online grab menjadi korban perampokan serta penganiayaan. Akibatnya, warga Jalan Welirang, Perumahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, 11 luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

Kapolsek Sooko, AKP Purnomo menjelaskan secara rinci kronologi perampokan disertai penusukan sopir taksi online Grab itu. Ia mengatakan, penusukan itu terjadi di Jalan Nasional Surabaya-Madiun, tepatnya di depan SPBU Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya, korban mendapat order dari penumpang. Sopir Grab ini pun menjemput penumpangnya di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Mojokerto,” ungkapnya.

Yohanes mengendarai mobil Datsun Go warna putih nomor polisi (nopol) L 1828 MI, dengan jumlah penumpang tiga orang. Terdiri dari 2 pria dan 1 wanita. Ketiganya peng-order Grab tersebut, minta diantar ke kawasan situs Kolam Segaran, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Sesampainya di depan SPBU Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 02.30 WIB, salah satu penumpang meminta sopir grab itu menghentikan mobilnya. Pelaku berdalih menjemput seorang temannya.

“Setelah temannya datang langsung dibukakan pintu belakang oleh sopir Grab itu. Seketika itu korban dijerat menggunakan tali tampar plastik warna biru yang sudah disiapkan oleh pelaku,” jelas Purnomo.

Sontak jeratan pelaku membuat korban melakukan perlawanan. Namun, pelaku yang duduk di kursi depan sebelah kemudi langsung menusukkan pisau ke tubuh Yohanes hingga tak berdaya.

Setelah melakukan penusukan dan mengetahui sopir grab tersebut sudah tak berdaya, para pelaku kemudian mengambil ponsel dan powerbank milik korban. Para pelaku kemudian melarikan diri dan meninggalkan Yohanes.

“Saat ini kami masih berusaha mengidentifikasi dan memburu para pelakunya bersama Buser Polres Mojokerto,” pugkasnya

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...