FaktualNews.co

Ribuan Pengayuh Sepeda Onthel Tua, Hadiri Jambore di Pasuruan

Olahraga     Dibaca : 659 kali Penulis:
Ribuan Pengayuh Sepeda Onthel Tua, Hadiri Jambore di Pasuruan
FaktualNews.co/Aziz/
Komunitas sepeda onthel yang masih punya semangat membara untuk tampil dengan pakaian tempo doeloe, pada acara jambore, Minggu (16/12/2018),

PASURUAN, FaktualNews.co – Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Jawa Timur, menggelar Jambore tahun 2018, di kawasan Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (16/12/2018). Kegiatan silaturahim ini dipusatkan di rest area centra unggulan Bordir, Bangil, yang dihadiri ribuan pengonthel seluruh Jawa Timur.

Mereka hadir dengan menggunakan atribut beraneka ragam dan memakai pakaian tempo doeloe. Cukup menarik, suasana kompak ini dihadiri Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, yang sekaligus ikut mengayuh sepeda tua tersebut berkeliling kawasan Pantura. Meski acara sederhana, namun membuat para pengonthel sepeda tua ini meriah.

Dipilihnya wilayah Kabupaten Pasuruan, sebagai tempat jambore di tahun 2018 ini, lantaran komunitas sepeda tua ini, ingin ikut serta menyemarakkan peringatan hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang ke 1089.”Kami hadir untuk ikut menyemarakkan hari jadi Kabupaten Pasuruan yang ke 1089,” terang Ansori, koordinator acara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan, Abdul Munif menuturkan, selain memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Pasuruan ke 1089. Aacara tersebut juga untuk melestarikan budaya sepeda tua dan meningkatkan kebersamaan.”Sekaligus mewujudkan semangat menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar,” paparnya.

Selain dihadiri Bupati Pasuruan, kegiatan kali ini juga dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, Muijib Imron, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, jajaran Forkompimda Kabupaten Pasuruan dan seluruh ketua KOSTI se Jatim. Mereka juga ikut mengayuh sepeda mengitari wilayah Kecamatan Bangil dan Beji yang jaraknya mencapai 20 km.

Bupati Irsyad, mengungkapkan bahwa dengan gelar kegiatan lestarikan budaya bersepeda onthel, diharapkan agar terus dilestarikan untuk memupuk tali persaudaraan dan meningkatkan silaturahmi diantaranya komunitas lainnya.”Acara ini bikin warga sehat dan bahagia, karena mengonthel bisa bikin bugar, juga yang melihat dibikin ceria,” ujar pria disapa Gus Irsyad ini.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...