FaktualNews.co

Haul Gus Dur ke-9: Melawan Derasnya Isu Sara dengan Kongkow Budaya

Religi     Dibaca : 784 kali Penulis:
Haul Gus Dur ke-9: Melawan Derasnya Isu Sara dengan Kongkow Budaya
FaktualNews.co/Istimewa/
KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Akhir-akhir ini, sensivitas soal keyakinan kembali menyeruak. Isu atas keyakinan seseorang atau sekelompok orang atas Sang Pencipta, tengah digoreng hingga nyaris gosong.

Tak peduli lagi soal hak. Ditengah hiruk pikuk kontestasi pemilu, isu soal agama sepertinya memang sungguh empuk dan lezat. Bak daging panggang yang sudah matang. Makan pun tak menoleh kiri kanan. Asal perut kenyang, tak peduli hoax pun jadi lalapan.

Namun di tengah ramainya gorengan isu agama guna meraih kedudukan oleh para elit politik di negeri ini, sekelompok anak muda yang meneladani pemikiran Gus Dur, berupaya untuk melawan itu. Caranya pun cukup sederha, dengan menularkan virus-virus keberagaman tanpa memadang suku, agama, keyakinan dan gender.

Ya, malam nanti bertajuk “Sensitivitas Beragama”, sejumlah anak muda di Mojokerto menggelar Kongkow Budaya. Sepertinya, sejumlah anak muda yang tergabung dalam GUSDURian Mojokerto, PMII Raden Wijaya, Himaba Majapahit, dan beberapa element pemuda lainnya ini paham betul, negara ini dalam kondisi kritis ditengah derasnya gempuran isu SARA.

“Bagi kami, ada yang lebih penting ketimbang hanya politik praktis dan kedudukan, yakni Kemanusiaan. Maka itu, dengan agenda ini, kami ingin menularkan virus-virus kebersamaan, virus ke-Indonesiaan, untuk melawan upaya kotor oknum-oknum yang menggunakan dalih agama untuk kepentingan politik,” ujar Koordinator GUSDURian Mojokerto, Imam Maliki, Sabtu (12/1/2019).

Imam lantas bertutur. Selain itu, kegiatan Kongkow Budaya ini juga dalam rangka Haul Presiden ke-IV KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ke-9. Menurutnya, dengan pemikiran-pemikiran Gus Dur tentang pluralisme, keberagaman akan menjadi satu-satunya senjata yang ambuh untuk tetap menegakkan NKRI dari berbagai ancaman.

“Termasuk menangkal penggunaan isu SARA. Apalagi saat ini ditengah momentum pemilu, jangan hanya karena persoalan politik, agama digunakan untuk tameng dan meraih kedudukan,” jelasnya.

Acara Kongkow Budaya ini nyatanya mendapatkan perhatian dari Sejarahwan Nasional Agus Sunyoto. Sejarahwan yang sudah menelorkan ribuan bahkan puluhan ribu buku ini, dipastikan akan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Betul, nanti ada Pak Agus Sunyoto juga. Beliau bersedia hadir dalam acara ini. Kami sangat bersyukur beliau bisa menyempatkan waktu dan berbagi wawasan kepada kami. Selain itu juga ada Gus Saiful Amin Sholihin Al-Ishaqy,” tukasnya.

Acara Kongkow Budaya ini akan digelar pukul 18.00 WIB di Kampus STIT Raden Wijaya Mojokerto, Jalan Raya Pekayon, Kota Mojokerto. Imam berharap, acara ini bisa menguatkan semangat kebersamaan tanpa mempersoalan warna kulit, agama dan keyakinan.

Haul Gus Dur ke-9: Melawan Derasnya Isu Sara dengan Kongkow Budaya

Kongkow Budaya yang digelar GUSDURian Mojokerto

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...