FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Penemuan Mayat di Tepi Pantai Konang, Gemparkan Warga Trenggalek

Peristiwa     Dibaca : 708 kali Jurnalis:
Penemuan Mayat di Tepi Pantai Konang, Gemparkan Warga Trenggalek
FaktualNews.co/Suparni/PB/
Petugas saat mengevakuasi korban.

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Sesosok mayat ditemukan tergeletak di pinggir pantai Konang, Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, gemparkan warga, pada Jum’at (18/1/2019). Setelah dilakukan identifikasi, jasad tersebut adalah Maidi (70) warga Desa Ngulung Wetan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

Penemuan mayat sekitar pukul 05.00 WIB itu, pertama kali ditemukan oleh dua orang pemulung, yakni Ali dan Juwari warga setempat. Ketika itu keduanya sedang mencari barang bekas dan mengetahui tumpukan sampah di pinggir pantai.

Setelah didekati, ternyata sesosok mayat yang tidak dikenal dengan ciri-ciri memakai baju batik lengan panjang warna hujau dan celana warna cokelat. Dengan penemuan tersebut, keduannya selanjutnya menghubungi Kepala Desa Nglebeng dan melaporkan ke Polsek Panggul.

Kasubbaghumas Polres Trenggalek, Iptu Supadi membenarkan penemuan mayat tersebut. Jenazah pertama kali ditemukan oleh dua orang pemulung yang sedang mencari barang bekas di pinggiran pantai Konang Panggul.

“Memang benar telah ditemukan sseosok mayat yang tergeletak di pinggir pantai Konang, Desa Nglebeng Panggul. Setelah di identifikasi petugas, ternyata mayat tersebut adalah Maidi warga Ngulung Wetan, Munjungan. Untuk saat ini, terkait penemuan mayat sudah ditangani Polsek Panggul, “ucapnya.

Dikatakan, dari hasil pemeriksaan luar tim medis dan olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda unsur kekerasan. Korban meninggal dunia, diduga karena hanyut dan tenggelam di laut yang diperkirakan sudah sekitar tiga hari.

Berdasarkan dari keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sudah sejak lima hari yang lalu. Dengan berpamitan keluarga akan berobat di Puskesmas Panggul.

“Dari keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit kulit dan sering melakukan terapi dengan cara mandi di laut (berendam air garam). Dimungkinkan sepulang dari berobat, korban mandi di laut dan terseret ombak hingga meninggal dunia, “pungkasnya.

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...