FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

KKN di Jombang, Mahasiswa Unmuh Sidoarjo Asal Tulungagung Ditemukan Tewas

Peristiwa     Dibaca : 1001 kali Jurnalis:
KKN di Jombang, Mahasiswa Unmuh Sidoarjo Asal Tulungagung Ditemukan Tewas
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Mahasiswa Unmuh Sidoarjo ditemukan tewas saat KKN di Jombang, Senin (21/1/2019).

JOMBANG, FaktualNews.co – Warga Desa Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur, gempar. Hal ini setelah salah satu mahasiswa yang tengah menjalani KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa setempat ditemukan tak bernyawa dalam keadaan terlentang ditempat tidur oleh temanya sendiri, Senin (21/01/19).

Korban diketahi bernama Muhamad Lutfifathul Hudah (23), warga Sambiduplang, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Korban tercatat sebagai mahasiswa Universitas Muhamadiyah Sidoarjo yang tengah menjalani KKN di Desa Jarak Kulon sejak tanggal 16 Januari 2019 lalu.

“Korban sudah seminggu KKN di Desa Jarak Kulon,” ujar Kapolsek Jogoroto, AKP Sumiyanto, Senin (21/1/2019).

Kejadian tersebut kali pertama diketahui oleh Febriansyah Hasetyo Putranto (21) warga Sumorame Kecamatan Candi, Sidoarjo. Seperti biasa, karena tak kunjung bangun, pagi itu, Febri berniat membangunkan korban yang diketahuinya masih terlelap tidur.

Namun alangkah terkejutnya Febri ketika berusaha membangunkan, dia melihat kondisi korban sudah kaku. Bahkan, kedua matanya terbuka lebar dan dalam posisi terlentang. Mengetahui temanya sudah meninggal Febri langsung berteriak memanggil temannya lain. Kejadian ini kemudian langsung dilaporkan kepada aparat Desa dan Polisi.

Polisi dari Polsek Jogoroto dan Polres Jombang yang tiba dilokasi kejadian langsung memasang garis Polisi dan mengevakuasi jasad korban ke kamar jenazah RSUD Jombang.

Kapolsek Jogoroto, AKP Sumiyanto menjelaskan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sedangkan berdasarkan keterangan para saksi yang merupakan teman KKN, sebelumnya diketahui korban sering mengeluh sakit maag. “Namun untuk mengetahi penyebab pasti kami akan memintai keterangan saksi-saksi dan melakukan visum terhadap jasad korban,” pungkas Sumiyanto.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...