FaktualNews.co

Tewaskan Pemotor Asal Nganjuk, Berikut Kronologi Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Jombang

Peristiwa     Dibaca : 1060 kali Jurnalis:
Tewaskan Pemotor Asal Nganjuk, Berikut Kronologi Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Jombang
FaktualNews.co/Istimewa/
Kecelakaan beruntun di jalan raya Mojokuripan Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/01/2019).

JOMBANG, FaktualNews.co – Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan, yakni sebuah bus, dua mobil, dua truk serta sebuah sepeda motor terjadi di jalan raya Mojokuripan Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/01/2019).

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman, menjelaskan, kecelakaan beruntun yang menewaskan satu itu bermula saat pengemudi bus Madjoe dengan nomor Polisi AE 7350 UB yang dikemudikan, Rohmad Mualim (46), warga Kelurahan Botoran, Tulungagung melaju dari barat ke timur di lajur kanan, sesampainya di jalan raya Dusun mojokuripan tepatnya di depan Kantor Samsat, pengemudi lengah diduga menghindari penyeberan jalan dan bus mendadak pidah haluan ke lajur kiri. Akibatnya bus Madjoe menabrak pengendara sepeda motor Suzuki S 4910 YL, Muhammmad Sholeh (60), warga Kertosono, Kabupaten Nganjuk, hingga tewas.

Setelah menabrak pengendara sepeda motor, bus kemudian menabrak mobil Agya nopol S 1008 TC yang dikemudikan oleh Khusnul Alawiyah, warga Catakgayam, Mojowarno.

Mobil tersebut lantas menyeruduk mobil honda H-RV nopol L 1263 CR yang ada di depannya. Mobil H-RV itu dikemudikan oleh Miftakhul Ulum (47) warga Alamanda Premiere Kota Mojokerto.

Lalu, mobil H-RV tersebut menabrak secara karambol truk nopol AG 8332 UD yang dikemudikan Paeran (36), warga Mojoroto, Kediri, dan truk Hino AG 9098 GA yang dibawa oleh Puji Santoso (26), warga Losari, Kecamatan Tembelang.

“Pengemudi Bus Madjoe diduga kurang bisa mengendalikan kecepatan dan lengah,” jelas Sulaiman, Sabtu (26/1/2019).

Akibat kejadian ini, pemotor mengalami luka serius dan langsung tewas dilokasi kejadian. Selain itu, pengemudi mobil HRV, Miftakhul Ulum mengalami luka parah dan harus dilarikan ke Puskesmas Peterongan.

Menurut Sulaiman, total kerugian materi diperkirakan mencapai Tp. 100 juta.

Kejadian kecelakaan beruntun ini sempat membuat arus lalu lintas di jalan raya nasional ini macet. Polisi kini melakukan olah TKP dan memintai keterangan para saksi. Sejumlah kendaraan yang terlibat dalam insiden ini diamankan di Satlantas setempat.

“Korban meninggal dunia kami bawa jenazahnya di RSUD Jombang,” pungkasnya.

Editor
Saiful Arief
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...