FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Wisata Edukasi Petik Daun Teh Hitam di Lereng Semeru Lumajang

Wisata     Dibaca : 193 kali Jurnalis:
Wisata Edukasi Petik Daun Teh Hitam di Lereng Semeru Lumajang
FaktualNews.co/istimewa
Wisata edukasi petik teh hitam di Lumajang.

LUMAJANG, FaktualNews.co – Sebagai salah satu potensi kwalitas daun teh hitam pilihan dan tersohor hingga kelas dunia. PT Perkebunan Nusantara XII Kebun Kertowono, Lumajang, juga memiliki banyak tujuan wisata menarik yang layak dikunjungi.

Mulai dari wisata air terjun Gucialit, wisata edukasi petik daun teh hitam, juga spot foto menarik dan eksotik di perkebunan teh luas. Bahkan untuk potensi wisata tersebut, perusahaan perkebunan itu juga sering dikunjungi wisatawan dari luar negeri.

“Tujuan kita awalnya wisata, sebenarnya itu tidak sama dengan tempat-tempat lain, tetapi hanya fokus pada eduwisata. Tentang bagaimana cara pemetikan daun teh, mengelolanya, dan hasil jadinya,” ujar Pengelola Agro Wisata Kebun Kertowono Rudi Eko Purwanto sat dikonfirmasi wartawan, Minggu (27/1/2019).

Namun seiring perkembangan jaman, kata Rudi, pihaknya menyesuaikan dengan permintaan dan masukan dari konsumen. “Ada yang suka hiking, dan ada yang suka wisata alam, akhirnya kita coba kemas. Yang ada di kebun kami ini, sebagai wisata alam. Jadi konsumen bisa melihat langsung bagaimana memetik teh itu, di sekelilingnya juga ada hamparan kebun teh yang luas,” ungkapnya.

Selain itu juga ada wisata alam air terjun namun sifatnya musiman. “Maksudnya hanya ada saat musim hujan, yakni mulai Juli sampai September. Bulan lain kering karena musim. Tapi yang paling digandrungi wisata edukasinya,” katanya.

Untuk wisata air terjun sendiri, saat musim penghujan juga dimanfaatkan untuk PLTA. “Jadi juga memberikan manfaat baik bagi kami dan masyarakat. Kompleks sudah khususnya wisata edukasi ini,” tukasnya.

Dari potensi wisata tersebut, diketahui banyak pengunjung yang datang, dimana paling banyak para pelajar dan mahasiswa, karena terkait pendidikan. Selain itu, kata Rudi, pihaknya membidik potensi wisata alam karena menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat bosan dengan keramaian, sehingga saat datang kesini merasa nyaman dan menikmati potensi wisata alam yang ada. Apalagi tahun 2018 dan 2019 juga sudah full booking dengan kegiatan,” tandasnya.

Sementara itu, menurut salah satu pengunjung Agro Wisata Kebun Kertowono Novita Valentina, keindahan alam yang disuguhkan tempat wisata itu sangat menarik dan eksotis. “Karena selain eduwisata, juga dikombinasi dengan wisata alam. Jadi komplek yang dinikmati. Datang ke sini seras memberikan kenyamanan, dan menghilangkan kejenuhan setelah selama seminggu bekerja di keramaian,” katanya.

Terkait potensi teh hitam hasil produksinya. “Sangat patut diacungi jempol, karena ternyata teh hitam ini sudah diekspor keluar negeri. Karena kita tahu khasiat yang banyak dimanfaatkan dari teh hitam itu,” katanya.

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...