FaktualNews.co

4 Orang Satu Keluarga di Jember Terperosok ke Dalam Septic Tank

Peristiwa     Dibaca : 1722 kali Penulis:
4 Orang Satu Keluarga di Jember Terperosok ke Dalam Septic Tank
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Warga berkerumun di dekat lokasi satu keluarga terjebur dalam septic tank di Jember, Jumat (1/2/2019).

JEMBER, FaktualNews.co – Diduga karena penutup septic tank rapuh, 4 warga Dusun Krajan, RT 01/ RW 02 Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi terperosok masuk ke dalam kolam pembuangan kotoran.

Peristiwa terperosoknya warga tersebut terjadi, Jumat (1/2/2019) sekira pukul 16.00 Wib, dan hingga saat ini petugas dari Basarnas, serta BPBD Jember masih melakukan proses evakuasi keempat warga Desa Karangpring yang terjebur di dalam septic tank.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Kedalaman septic tank itu kurang lebih 6 meter, dan korban masih 1 keluarga. Ada 4 orang, terdiri dari satu perempuan dan 3 laki-laki,” ujar Kapolsek Sukorambi, Ribut Budiono, Jumat (1/2/2019) sore.

Awal mula kejadian, kata Ribut, saat Ibu Nuraini (44) sedang berjalan melewati belakang toilet rumahnya. Namun secara tiba-tiba jalan yang ternyata dibawahnya septic tank itu runtuh, dan korban terperosok masuk ke dalam septic tank.

“Mungkin karena rapuh juga tidak ada rangka besinya, jadi terperosok,” sambungnya.

Mengetahui Nuraini terperosok masuk ke dalam septic tank, saudaranya Amir (51) yang mengetahui bermaksud menolong. Namun malah ikut terperosok ke dalam. Selanjutnya Ahmad (33) kerabat keluarga lainnya membantu juga terperosok ikut masuk ke dalam.

“Mengetahui banyak keluarga terperosok ke dalam septictank, anaknya Amir yakmi Imam (19) juga ikut membantu, tetapi malah ikut terperosok ke dalam,” katanya.

Selanjutnya warga pun mendengar teriakan minta tolong dan segera melapor ke perangkat desa setempat.

“Saya pun berkoordinasi dengan polsek setempat dan pak kades untuk melaporkan peristiwa ini. Kami menunggu datangnya Basarnas,” ujar Kepala Dusun setempat Ramli.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...