FaktualNews.co

Sidak RSUD, Wabup Jombang Akan Gratiskan Biaya Pasien DBD

Kesehatan     Dibaca : 433 kali Penulis:
Sidak  RSUD, Wabup Jombang Akan Gratiskan Biaya Pasien DBD
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Kondisi ruang perawatan anak, Seruni di RSUD Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Tren penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Jombang, Jawa Timur, memantik perhatian khusus Pemkab Setempat. Ini dibuktikan dengan digratiskannya seluruh biaya pengobatan khusus untuk pasien positif DBD di RSUD Jombang.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, saat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Jombang, Senin (04/04/19). Sidak dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pelayanan petugas dan kondisi pasien yang masih dirawat, utamanya di ruang perawatan khusus anak, Seruni.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Dalam sidakmya, Sumrambah tidak menampik bahwa terjadi kelebihan kapasitas atau overload yang terjadi di ruang anak ini. Namun dipastikannya seluruhnya tetap tertangani dengan baik.

“Pelayanan di RSUD cukup luar biasa, bahkan juga ada suport bantuan pemerintah dan rumah sakit untuk pasien DB dapat pelayanna gratis”, ujarnya.

Dikatakan Sumrambah, bahwa sejauh ini tingkat kegawatan terhadap pasien DBD yang dirawat di RSUD Jombang masih dalam batas kewajaran. Sebab, dari puluhan pasien terdanpak DBD yang dirawat, Hanya sekitar 10 sampai 15 persen saja yang benar-benar dinyatakan positif DBD.

“Apa yang kita lihat ini tidak seperti justifikasi yang berkembang di masyarakat. Sebab hasil diagnosa dokter dari puluhan pasien yang masuk hanya 10 persen atau 15 persennya yang positif DBD”, ungkapnya.

Sumrambah menjelaskan, untuk menekan perkembangan jentik nyamuk, pihak Dinkes terus melakukan pelacakan dan penyemprotan atau fogging di masing-masing wilayah yang terdapat kasus DBD ini.

“Kami terus melakukan pencegahan dan upaya prefentif. Gerakkan semua desa untuk pemberantasan jentik nyamuk. Karena kita tidak bisa andalkan fogging saja, artinya sumber harus terselesaikan, “tegasnya.

Sementara, sepanjang bulan Januari kemarin Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang mencatat ada sebanyak 95 pasien positif DBD dengan jumlah korban meninggal sebanyak dua orang. Jumlah ini tercatat bertambah dari bulan Januari tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 67 pasien dengan angka kematian hanya satu orang.

 

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...