Peristiwa

Heboh, Hiu Tutul Muncul di Dermaga Panarukan Situbondo

 

SITUBONDO, FaktualNews.co – Kawanan hiu tutul muncul di perairan Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, tepatnya muncul di Dermaga Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Praktis, fenomena munculnya kawanan mamalia besar itu menghebohkan warga sekitar. Bahkan, hanya dalam hitungan menit, para nelayan dan puluhan warga sekitar, mereka berdatangan ke dermaga, tempat kawanan hiu tultul muncul, untuk melihat secara langsung.

Pantauan FaktualNews.co dilapangan, sekitar satu jam lebih kawanan hiu tultul berukuran sekitar tiga meter lebih itu, diketahui menampakan diri ke permukaan laut sembari berputar-putar di sekitar Dermaga Pelabuhan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

Usai berputar-putar dan menampakan diri ke permukaan, dengan cara mengelilingi dermaga sekitar satu jam lebih, kawanan hiu tultul dengan bintik-bintik dipunggungnya itu, diketahui kembali ke tengah laut.

Diduga kuat, kawanan hiu tultul kerasan di Perairan Situbondo, karena makanan kesukaan mamalia besar sejenis plankton melimpah di Perairan Situbondo.

Budiyanto (32), salah seorang warga Dusun Somangkaan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo mengatakan, dirinya dan keluarganya sengaja datang ke dermaga pelabuhan Panarukan, dengan tujuan untuk secara langsung munculnya kawanan hiu tultul tersebut.

“Karena saya dan keluarga penasaran, sehingga begitu ada informasi ada kawanan hiu muncul, saya dan keluarga langsung meluncur ke dermaga,” kata Budiyanto, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, muncul kawanan hiu tultul dengan bintik-bintik dipunggungnya di Dermaga Pelabuhan Panarukan, Situbondo itu, langsung dimanfaatkan puluhan warga sektar, untuk mengabadikan momen langkah tersebut, dengan kamera ponselnya.

Sementara itu, Haryono (41), salah seorang warga setempat yang lain mengatakan, sekitar dua pekan lalu, kawanan hiu tultul tersebut juga muncul dan menampakan diri ke permukaan di Perairan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

“Meski sudah dua kali muncul dan menampakan diri ke permukaan laut, namun muncul kawanan mamalia besar pemakan sejenis plankton itu, masih menarik warga Situbondo,” pungkanya.