FaktualNews.co

Hari Ketujuh, Pencarian Pria Pasuruan Terjun ke Sungai Porong Sidoarjo Dihentikan

Peristiwa     Dibaca : 643 kali Penulis:
Hari Ketujuh, Pencarian Pria Pasuruan Terjun ke Sungai Porong Sidoarjo Dihentikan
FaktualNews.co/Istimewa/
Lokasi pencarian korban di kawasan Tlocor, Dusun Kluwih, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Selasa (5/2/2019) sore.

PASURUAN, FaktualNews.co – Tim SAR gabungan dari Basarnas, SAR Surabaya, SAR Sidoarjo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan SatPol PP Kabupaten Pasuruan, resmi mengakhiri pencarian terhadap korban yang nekat terjun bebas ke sungai Porong. Hingga saat ini tim tak temukan keberadaan jasad korban.

Penghentian pencarian terhadap Santoso (43), asal Dusun Sejo RT 003 RW 003, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, karena sesuai dengan batas waktu maksimal yakni 7 hari sejak dilaporkannya korban hilang oleh pihak keluarga.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Kami hentikan pencarian sesuai batas waktu,” ujar Farid Kurniadi, Dantim Basarnas, pada awak media, Sabtu (9/2/2019).

Pencarian jasad Santoso dihentikan lantaran mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 pasal 34 ayat 1 serta pasal 40 ayat 1b. Dihentikannya, sesuai peraturan. Namun tim masih terus melakukan pemantauan di sekitaran lokasi kejadian. Selanjutnya akan dilakukan operasi kembali kalau ada laporan indikasi atau tanda-tanda keberadaan jasad korban.

Penghentian juga dilaporkan kepada pihak keluarga korban agar untuk diketahui. “Memang tim SAR sesuai ketentuan perundang-undangan menggentikan pencarian. Karena hingga pada hari ketujuh ini keberadaan korban Santoso juga belum ditemukan meski tim pencarian ditambah personilnya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, menambahkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Santoso nekat terjun bebas dari arteri jembatan Sungai Porong, setelah memarkirkan motornya di pinggir jalan. Pria yang dugaan mengalami depresi ini juga terkendala Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan sebelum ceburkan diri, korban sempat meminta maaf pada keluarga dan tetangganya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...