Advertorial

Pilkades Trenggalek Sukses Digelar, Kades Terpilih Upayakan SDM dan SDA Terus Digali

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang diikuti sebanyak 132 desa dari 14 kecamatan pada, Sabtu (9/2/2019) kemarin telah sukses digelar. Seperti di Desa Sugihan dan Desa Bendoagung,  Kecamatan Kampak juga ikut dalam pesta demokrasi tersebut.

Desa Sugihan sendiri, ada dua calon Kepala Desa yang mendaftar, yakni Mukiyo dan Tomy Sumarni. Sedangkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 3095 orang dan yang hadir 2.485 pemilih. Dari hasil perhitungan suara dimenangkan oleh Mukiyo dengan perolehan suara sebanyak 1.472 suara dan Tomy mendapat suara 981.

Sedangkan di Desa Bendoagung juga terdaftar dua calon, Wahyu Widodo dan Nanik Widyawati dengan jumlah DPT 3.174 orang. Untuk hasil perhitungan suara di menangkan Wahyu Widodo dengan jumlah suara 2.902 dan Nanik mendapat suara 236. Dari dua calon terpilih tersebut merupakan incumben satu periode dan saat ini dipercaya masyarakat untuk memimpin desanya kembali.

Mukiyo Kepala Desa Sugihan terpilih menyampaikan, ucapan terimakasih kepada masyarakat yang masih mempercayakan amanah untuk menjadi Kepala Desa. Dibawah kepemimpinnya, ingin membangun desa lebih maju bersama masyarakat.

Menurutnya, kedepan yang diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur pada jalan poros desa, demi mempermudah perputaran perekonomian. Dikatakan, masyarakat juga sangat berperan dalam pembangunan di desa, apalagi kucuran anggaran saat ini langsung di turunkan pada desa.

“Bagi saya, visi misi itu jangan terlalu berlebihan. Sesuaikan saja dengan keadaan desa serta kemampuan SDM dan SDA desa. Dengan mengamati sumber daya yang ada, maka mari kita gali bersama untuk proses membangun kota dari desa,” ucap Mukiyo, Minggu (10/2/2019).

Sementara di lain tempat, Wahyu Widodo Kepala Desa Bendoagung terpilih mengatakan, visi misinya kedepan akan mengedepankan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih untuk mewujudkan desa yang adil dan makmur. Bukan hanya itu SDM dan SDA yang ada di desanya juga harus di kembangkan.

“Karena saat ini ujung tombak pembangunan ada di desa, dengan banyaknya anggaran yang terkucur langsung ke desa maka akan terus kita maksimalkan. Bagaimana Desa Bendoagung agar bisa mandiri itulah tugas utama kedepan,” pungkasnya.