FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Jenazah Guru SMKN Jombang yang Hilang di Pantai Payangan Jember Ditemukan

Peristiwa     Dibaca : 202 kali Jurnalis:
Jenazah Guru SMKN Jombang yang Hilang di Pantai Payangan Jember Ditemukan
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Petugas Basarnas mengevakuasi jenazah guru SMKN 3 Jombang di Pantai Payangan, Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Mohammad Hasan (25) guru SMKN 3 Jombang yang hilang setelah tergulung ombak di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Selasa sore (12/2/2019).

Jasar korban diketahui pertama kali oleh nelayan mengapung kurang lebih 600 meter dari tempat kejadian musibah (TKM). Kondisi mayat saat ditemukan dalam kondisi membengkak seluruh tubuhnya. Namun masih dapat dikenali oleh pihak keluarga, dari pakaian yang masih dikenakan olehnya.

Dantim Pencarian Korban Basarnas Jember Wahyu Setia Budi menyampaikan, pencarian korban atas nama Mohammad Hasan itu, dilanjutkan hari ini dengan membaginya dalam 2 sorti (waktu). Pencarian pertama pukul 8.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, saat itu hasilnya nihil. Kemudian saat akan melanjutkan pencarian lagi, ada nelayan yang melapor ke Pos Basarnas, yang mengaku melihat sesosok mayat mengapung di laut.

“Saat itu, sekitar Pukul 14.15 WIB, ada nelayan yang melapor ke posko, dan menyampaikan ada mayat mengapung di laut. Langsung kami bergerak ke sana, dan mengevakuasinya menggunakan Jukung Basarnas,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi wartawan.

Saat ditemukan korban mengambang di laut, kata Wahyu, dan masih berada di sekitaran TKM. “Jaraknya sekitar 500 sampai 600 meteran dari TKM,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, korban saat ditemukan kondisi tubuhnya sudah membengkak, dan susah untuk dikenali jika ingin dikenali dari fisiknya. Namun karena pakaian yang digunakan masih melekat di tubuh korban, pihak keluarga yang juga ada di lokasi untuk membantu proses pencarian, dapat mengenali mayat tersebut.

“Pihak keluarga mengenalinya dari pakaian yang digunakan korban, yakni kaos singlet berwarna biru dan bertuliskan PMI, bercelana pendek warna kuning,” terangnya. Pakaian itu, juga adalah pakaian terakhir korban yang dikenakan sebelum musibah terjadi.

Setelah dipastikan itu adalah Mayat Mohammad Hasan, kata Wahyu, selanjutnya Basarnas mengevakuasinya ke Puskesmas Sabrang, Kecamatan Ambulu. “Untuk kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSD dr. Soebandi, dimandikan dan dikafani. Selanjutnya dibawa pulang ke Jombang untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, proses pencarian korban yang hanyut tergulung ombak itu, dilakukan sejak hari Senin (11/2.2019) kemarin. Setelah sebelumnya terjadi musibah 4 orang guru yang hanyut saat sedang asyik berenang di sekitaran Pantai Payangan tersebut. Dari keempat korban tersebut, 2 orang diketahui meninggal dunia, dan 1 orang selamat. Sementara satu orang lagi masih hilang dan dilakukan proses pencarian.

Keempat guru tersebut, adalah anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) BK yang sebelumnya mempunyai acara pelesiran dalam rangka merayakan suksesnya gelaran pameran pendidikan 2019. Berwisata ke Jember dipilih, dan tiga lokasi menjadi pilihan yakni Puslit Kopi dan Kakao, Pantai Papuma, dan Teluk Love. Setelah mengunjungi Puslit kopi dan kakao dan Pantai Papuma, rombongan langsung ke teluk love. Namun sebelum sampai ke Teluk Love, rombongan terhenti di Pantai Payangan yang berada sebelum Teluk Love.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...