Advertorial

Pemerintah Desa Bisa Pakai Dana Desa Untuk Pencegahan Stunting

JOMBANG, FaktualNews.co – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mewaspadai tingginya angka stunting di pedesaan wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Demikian  ini juga menjadi perhatian serius oleh semua pihak.

Salah satu upayanya yakni dengan membuat Rumah Desa Sehat (RDS) di masing-masing desa. Menurut Kooordinator Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Jombang, Mukhlis, RDS merupakan forum bagi pegiat pemberdayaan masyarakat desa yang disahkan melalui Musdes (musyawarah desa).

Mukhlis menuturkan, RDS memiliki kegiatan yang berkaitan erat dengan pelayanan kesehatan di desa, PAUD desa dan pelayanan sosial.

“Konvergensi pencegahan stunting di desa melalui Rumah Desa Sehat.

Untuk mewujudkan RDS soal pencegahan stunting, desa bertanggung sejak tahap perencanaan, penganggaran, pemantauan, dan evaluasi, “ujarnya.

Stunting sendiri merupakan sebuah masalah kesehatan dimana seorang bayi atau anak-anak mengalami hambatan dalam pertumbuhan tubuhnya. Akibatnya gagal memiliki tinggi yang ideal pada usianya.

Di RDS, katanya, berbagai macam kegiatan pemberdayaan terus dikoordinasikan. Salah satu yang pokok adalah tersedianya anggaran pelatihan dan dukungan operasional bagi KP-ASI (kelompok penggerak/ motivator ASI) di desa-desa dari Dana Desa.

Dia menjelaskan, dalam hal penganggaran, desa bisa melakukan dengan memanfaatkan Dana Desa. “Untuk tahun 2019, target Kemendesa anggaran untuk pemberdayaan meningkat dibanding pembangunan fisik, “tuturnya.

“Ibu Bupati Jombang pun dalam sambutannya siap mengeluarkan kebijakan berkaitan dengan penurunan stunting di Jombang”, pungkasnya.