FaktualNews.co

Aksi Brutal Gerombolan Bikers di Sukabumi dan Cianjur, Resahkan Warga

Peristiwa     Dibaca : 291 kali Jurnalis:
Aksi Brutal Gerombolan Bikers di Sukabumi dan Cianjur, Resahkan Warga
FaktualNews.co/istimewa
Ilustrasi.

SUKABUMI, FaktualNews.co –  Ulah brutal gerombolan biker di Sukabumi, membuat resah wqarga setempat. Rentetan aksi onar gerombolan bikers terjadi di dua tempat yang berbeda. Aksi pertama terjadi di Sukabumi, Minggu (3/3/2019), dan menyusul kemudian di Cianjur, Senin (4/3/3019).

Di Sukabumi, gerombolan bikers tiba-tiba menyerang seorang pegawai rumah jagal (pemotongan sapi). Kakinya dibacok saat mengantarkan daging sapi ke Pasar Pelita, Minggu (3/3/2019) pagi.

Informasi yang berhasil diperoleh  menyebutkan, pelaku diketahui membawa senjata tajam jenis celurit dan samurai saat melakukan aksinya. Korban berinisial BC melaporkan hal itu ke DJ pemilik rumah jagal yang langsung membawanya untuk mendapat penanganan medis.

“Pegawai saya berinisial BC (32) sedang kirim daging sapi ke Pasar Pelita sekitar jam 03.00 WIB subuh. Ketika di daerah Degung sebelum perempatan lampu merah tiba-tiba datang segerombolan motor yang langsung mepet motor pekerja saya,” kata DJ, pemilik jagal kepada wartawan Senin (4/3/2019).

Saat itu korban mengaku dikepung beberapa motor, tanpa basa-basi para pelaku langsung menyerang korban dengan membabi buta. Satu sabetan mengenai kaki korban, para pelaku pergi setelah melihat korbannya terluka.

“Pegawai saya luka di bagian betis kanan, katanya ada empat motor yang saat itu mepet. Mereka pergi setelah melihat korban terluka dan hampir menabrak trotoar,” katanya.

Sehari kemudian, dua motor berpenumpang empat orang menyerang seorang pemuda berusia 17 tahun di Cianjur. Sadisnya, para pelaku menebas tangan korban hingga putus.

Peristiwa horor itu bermula saat korban hendak pulang usai nongkrong di sekitar Pasar Muka, Cianjur, Jawa Barat, Senin (4/3/2019) dini hari. Saat itu muncul dua motor yang langsung memepet korban, tanpa basa-basi pelaku langsung menebaskan senjata tajamnya ke arah tangan korban hingga putus.

“Ada rekan saya yang melihat kejadian itu, katanya ada empat orang menggunakan dua sepeda motor langsung meneriakkan nama anak saya dan langsung menyerang,” ucap Yan Aziz (52), orang tua korban, di ruang perawatan RSUD Sayang Cianjur.

Korban berusaha menangkis serangan para pelaku yang mengarahkan senjata tajam ke kepala dan bagian tubuh lainnya. Dia menangkis serangan dengan tangan kanannya. “Tangan anak saya putus. Untungnya ada warga yang datang menyelamatkan. Pelaku semuanya kabur, anak saya langsung dibawa ke rumah sakit,” tutur Yan Aziz.

 

 

Editor
Nurul Yaqin
Sumber
detik.com

YUK BACA

Loading...