FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

‘Main’ Bertiga di Kamar Hotel, Remaja Wanita Terjaring Satpol PP Sumenep

Peristiwa     Dibaca : 1895 kali Penulis:
‘Main’ Bertiga di Kamar Hotel, Remaja Wanita Terjaring Satpol PP Sumenep
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Razia hotel yang dilakukan petugas kepolisian.

SUMENEP, FaktualNews.co – Pergaulan salah seorang remaja putri di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ini benar-benar sudah kelewat batas. Bagaimana tidak, ia diterjaring razia petugas Satpol PP saat berada di dalam kamar hotel.

Bahkan, tak tangung-tanggung remaja itu berada di kamar hotel dengan dua orang pemuda sekaligus. Sayang, dua pemuda yang diketahui berinisial F dan yang inisial S, berhasil kabur sebelum Satpol PP menangkapnya di kamar No 29 Hotel Surabaya Sumenep.

Sementara remaja putri yang diketahui berinisial I (17) asal Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep itu berhasil diciduk petugas penegak ketertiban ini. Ia pun langsung digelandang ke mobil petugas Satpol PP.

“Saya baru pertama kali ke Hotel ini, sebelum ke sini tadi saya nonton lodrok dan kenal dengan pria itu,” pengakuan I setelah keluar dari kamar Hotel Surabaya Sumenep

Tak hanya I, petugas juga mengamankan pasangan pria dan wanita di kamar lainnya. Si perempuan berinisial SH, (31) asal Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi sementara si pria inisial M, (39) asal Desa Kolor, Kota Sumeep.

Keduanya diamankan di kamar No. 22. Kepada petugas, keduanya sudah menikah siri. Akan tetapi, M masih memiliki istri sah. “Kita sudah kawin siri, kenapa,” kata M.

Sementara itu, Kasi Trantibum Satpol PP Sumenep Nur Hartatik mengatakan, razia hotel ini dilakukan guna mencegah adanya penyakit masyarakat, baik peredaran miras maupun tindakan asusila.

“Kita tujuannya ke Hotel Surabaya ini untuk razia miras, namun kita menemukan dua pasangan dugaan perselingkuhan ini,” katanya.

Nur Hartatik menuturkan, para pasangan mesum itu langsung dibawa ke kantor Satpol PP Sumenep untuk dilakukan pendataan. Mereka juga akan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Nanti akan diserahkan ke atasan saya, baik Kabid atau Kasat yang lebih tinggi jabatannya dari saya,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
Sumber
Tribunmadura.com