FaktualNews.co

Jalan Rusak di Jombang, Ditandai Tulisan  “Wisata Jeglongan 1000 Jalan Rusak”

Peristiwa     Dibaca : 419 kali Jurnalis:
Jalan Rusak di Jombang, Ditandai Tulisan  “Wisata Jeglongan 1000 Jalan Rusak”
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Petugas BNPB sedang melakukan persiapan di Lanud Abdulrachman Saleh.

JOMBANG, FaktualNews.co – Jalan rusak dan berlubang yang membentang sepanjang jalan nasional di Jombang, Jawa Timur, semakin parah. Bahkan, di Kecamatan Mojoagung, warga yang kesal memberikan tanda peringatan kepada para pengguna jalan yang melintas di jalur setempat dengan tulisan “Wisata jeglongan 1000 jalan rusak”  pada sebuah kain putih berukuran 1×1 meter.

Tulisan tersebut dipasang secara melintang dengan beberapa batang balok kayu di area jalan yang rusak. Ini dilakukan Selasa (12/04/19). agar para pengguna jalan khususnya pemotor lebih berhati-hati saat berkendaraa di jalan setempat,

Salah satu warga Mojoagung Supeno, menjelaskan, tanda tersebut dipasang lantaran kondisi jalan semakin parah bahkan kerap terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi setempat akibat terperosok kedalam lubang jalan.Namun, hingga saat ini belum ada upaya perbaikan sama sekali dari Pemerintah.

“Ini sudah lama rusaknya, makanya sampai warga memasang tulisan seperti ini karena sudah banyak korban kecelakaan di jalan ini, “ujar Supeno.

Sementara, pengguna jalan lain, Very asal Mojokerto menyebut, jalan rusak ini membentang hampir di sepanjang Kecamatan Mojoagung. Lubang jalan bervariasi selebar 20 centimeter hingga hampir satu meter dengan kedalaman terparah mencapai sekitar 15 centimeter.

“Harapan kami segera diperbaiki pemerintah agar tidak membahayakan yang sedang lewat”, tuturnya.

Sementara berdasarkan pantauan, jalan rusak di Jombang juga membentang disepanjang jalan Gatot Subroto dan Jalan Basuki Rahmat Jombang. Di jalan tersebut, juga sering memakan korban pemotor terjatuh karena terperangkap dalam lubang jalan.

Kerusakan ini terjadi sejak awal musim hujan lalu diduga karena kerap dilalui kendaraan besar saat jalan tergenang air hujan.

Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...