FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Jawa Timur Ekspor 12 Ton Daun Kelor Kering ke Korea Selatan

Ekonomi     Dibaca : 286 kali Jurnalis:
Jawa Timur Ekspor 12 Ton Daun Kelor Kering ke Korea Selatan
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir/
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika mengecek sejumlah komoditi ekspor di Surabaya.

SURABAYA, FaktualNews.co – Hasil pertanian Jawa Timur kembali diekspor ke luar negeri. Kali ini, daun kelor kering yang biasa dikenal masyarakat kita hanya sebagai sayuran, kini diekspor ke Negara Korea Selatan. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, sebanyak 12 ton.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pun dibuat takjub dengan daya ekspor produk pertanian tersebut.

“Ada yang menarik menurut saya daun kelor. Daun kelor ini ternyata mangsa pasarnya di Korea Selatan sangat bagus,” ucap Khofifah ketika menghadiri acara pengiriman produk-produk ekspor di Terminal Peti Kemas, Tanjung Perak Surabaya, Kamis (21/3/2019).

Di Negara Korea Selatan, berjulukan Negeri Ginseng itu. Satu kilogram daun kelor dihargai Rp20 ribu rupiah.

Bukan cuma daun kelor, ada berbagai komoditi lain yang secara bersamaan dikirim ke luar negeri. Yakni, sarang burung walet yang akan diekspor ke Hong Kong. Kemudian susu Grienfiled juga diekspor ke Malaysia. Plywood ke Singapura, minyak margarin ke Ghana, gagang cengkeh ke Kanada dan kopi ke Belgia.

Melihat hal tersebut, Khofifah kembali menegaskan bahwa ekspor merupakan bagian penting dalam meningkatkan perekonomian.

“Kemudian ada sarang burung walet (yang diekspor). Saya ingin menyampaikan pada teman semua bahwa ekspor ini menjadi bagian penting untuk bisa datangkan devisa. Ekspor jadi bagian pentong untuk mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi di Jatim,” lanjutnya.

Untuk itu, menurutnya perlu kerja sama yang baik antar instansi supaya ekspor Jawa Timur kedepan terus meningkat. Salah satu cara dengan melakukan pendampingan.

“Banyak petani kita yang punya produk yang perlu mendapatkan pendampingan untuk bisa disertifikasi. Supaya memenuhi standart yang bisa diekspor,” tutupnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...