FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Sungai Argopuro Jember Meluap, Sebuah Rumah Hanyut, Ratusan Lainnya Terendam Banjir

Peristiwa     Dibaca : 183 kali Jurnalis:
Sungai Argopuro Jember Meluap, Sebuah Rumah Hanyut, Ratusan Lainnya Terendam Banjir
FaktualNews.co/Hatta/
Rumah warga yang terdampak banjir rendaman.

JEMBER, FaktualNews.co – Akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Jember sejak pukul 14.00 WIB, Sabtu (23/3/2019). Sungai Argopuro yang berada di kawasan belakang RS Paru-Paru Lingkungan Wetan Kantor, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur,  meluap dan menyebabkan banjir.

Akibatnya sekitar 300 rumah di wilayah yang yang dilalui aliran sungai tersebut terendam banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, dibantu relawan bencana, TNI, Polri, Tagana Dinsos Jember, bahu membahu membantu korban untuk dievakuasi ke tempat aman.

“Ada 5 titik lokasi yang terdampak banjir, Alhamdulillah tidak ada korban,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik Heru Widagdo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu petang (23/3/2019).

Sejumlah wilayah yang terdampak banjir diantaranya adalah  belakang RS Paru-paru Jember, Di tempat ini warga yang terdampa terdampak banjir sebanyak 186 KK, yang tersebar di RT 1, RT 2, RT 3. Dengan kondisi terparah di RT 2.

Jalan Manggis, Lingkungan Krajan, RT 02, RW 09, RT 01, RT 02, RT 03, RW 10 Kelurahan Jember Lor, ada 294 KK terdampak banjir, 1 musala, 1 masjid terendam air,

Di jalan Kertanegara, Lingkungan Patimura RT 7 RW 33, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, jumlah KK terdampak ada sebanyak 4 KK.

Di jalan Kaca Piring IV/B, Lingkungan Gebang Tengah, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, sebanyak 1 KK terdampak banjir.

Dan berada di kalan dr. Soebandi GG, Sungai Besar, Lingkungan Cangkring RT 3 RW 02, Kelurahan/Kecamatan Patrang, jumlah KK terdampak di RT 3 RW 02, menimpa 1 KK, dengan rumahnya hanyut terbawa arus sungai deras.

Pantauan terakhir hingga pukul 20.53 WIB, banjir rendaman tersebut berangsur surut. “Tetapi kami tetap antisipasi, khawatir ada banjir bandang lagi,” pungkasnya.

 

Editor
Nurul Yaqin
Tags

YUK BACA

Loading...