FaktualNews.co

Dua Bocah Tersambar Kereta Api di Surabaya, Satu Meninggal

Peristiwa     Dibaca : 982 kali Penulis:
Dua Bocah Tersambar Kereta Api di Surabaya, Satu Meninggal
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Petugas mengevakuasi tubuh wanita asal Lamonga yang hancur usai tertabrak kereta api

SURABAYA, FaktualNews.co – Malang menimpa dua bocah di Kota Surabaya, Jawa Timur, ini. Keduanya tersambar kereta api eksekutif Bima jurusan Malang-Jakarta di perlintasan Jalan Bung Tomo Ngagel Kota Surabaya, Sabtu (30/3/2019).

Akibat kejadian ini, satu korban M. Ferdi Maulana (8) warga Krukah Selatan, meninggal dunia. Ia menderita luka parah di bagian kepala. Sedangkan satu bocah lainnya, yakni Fahri Suryo Utomo (9) warga Ngagel Dadi I/75 Surabaya mengalami luka dibagian kepala dan pundak.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Antara menjelaskan, kecelakaan ini berawal ketika kedua bocah itu masing-masing mengendarai sepeda angin dari arah timur ke Wonokromo. Kemudian dua bocah itu berhenti di palang pintu perlintasan Kereta Api Jl Bung Tomo.

Saat itu kedua korban bersama satu temannya menunggu kereta melintas. Mereka melawan arus menuju ke sisi jalan sebelah kanan yang berseberangan dengan palang perlintasan Kereta Api.

Namun, mereka tak menyadari ada dua kereta api yang melintas dari arah Gubeng ke Wonokomo. Setelah itu, Kereta Api Eksekutif Bima yang dikemudikan masinis Alif Akbar melaju kencang dari arah sebaliknya.

“Kedua korban hendak menyeberang namun mereka tidak menyadari ada satu lagi Kereta Api Bima yang lewat sehingga tersambar kereta api,” ungkapnya.

Antara mengatakan sepeda angin korban sempat terseret hingga lima meter. Korban sempat tidak sadarkan diri tergeletak di sisi rel perlintasan Kereta Api.

“Korban M Ferdi meninggal saat menjalani perawatan medis di rumah sakit,” jelasnya.

Anggota Unit Laka Polrestabes Surabaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk kepentingan penyelidikan penyebab kecelakaan kereta api tersebut.

“Kedua korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas Antara.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
Sumber
Surya.co.id

YUK BACA

Loading...