FaktualNews.co

Anggaran DAK Rp 40 Miliar Proyek Pipanisasi Air Bersih di Pasuruan ‘Mangkrak’

Peristiwa     Dibaca : 619 kali Penulis:
Anggaran DAK Rp 40 Miliar Proyek Pipanisasi Air Bersih di Pasuruan ‘Mangkrak’
FaktualNews.co/Abdul Aziz/
Warga Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, saat musim kemarau selalu antri air bersih.

PASURUAN, FaktualNews.co – Program pembangunan jaringan pipanisasi ke wilayah Kecamatan Lumbang dan Winongan, Kabupaten Pasuruan dilaksanakan secara multiyears dimulai pengerjaannya tahun 2017, ternyata hingga saat ini tak terwujud alias ‘mangkrak’.

Proyek tersebut rencananya untuk menyalurkan air bersih untuk masyarakat Lumbang dan Winongan ini dananya mencapai Rp 40 miliar.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib menuturkan, proyek tersebut menyedot dana hingga Rp 40 miliar. Selain dari APBD, penganggaran proyek pipanisasi Lumbang juga akan disupport penuh oleh pusat. Bahkan, pelaksanaannya akan dikerjakan pemerintah pusat.

“Proyek sudah dikerjakan, tapi belum selesai,” katanya, saat ditemui di DPRD, Kamis(4/4/2019).

Ia menjelaskan bahwa proyek pipanisasi sepanjang lebih dari 27 km itu rencananya dilangsungkan secara multiyears. Hal tersebut seiring hasil kesepakatan oleh pemerintah pusat, yang akan menggarap proyek puluhan miliaran rupiah itu selama dua tahun.

“Sepertinya pihak pelaksananya proyek tak mampu mengerjakannya, sehingga tidak selesai,” ujar Misbah.

Dikatakannya, proyek tak bisa dilakukan hanya waktu setahun. Sebab akan menyulitkan. Selain dari anggaran cukup besar, juga dipengaruhi kerumitan dalam pelaksanaan proyek pipanisasi itu. Mengingat, medan yang akan ditempuh, cukup berat. Rencananya digarap satu kontrak dalam dua tahun. Sehingga, pelaksanaannya bisa lebih maksimal seiring ada kelonggaran waktu.

Namun Misbah tak mau menyebut terkait identitas rekanan yang telah memenangkan tender dan tak mampu mengerjakan proyek untuk kebutuhan warga yang berada di lereng Gunung Bromo yang kerap menderita krisis air bersih itu. “Rekanan yang tak mampu kerjakan itu, sudah diblack list dan tentunya akan ditenderkan ulang sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya

Proyek pipanisasi yang diusulkan oleh Pemkab Pasuruan untuk atasi persoalan krisis air bersih di wilayah Lumbang dan Winongan. Dengan program proyek air diambilkan dari buangan air Banyubiru ke Lumbang. Upaya itupun direspon pemerintah pusat. Pekerjaannya juga dilakukan bertahap selama dua tahun. Dengan program itu, berharap persoalan krisis air bersih tak lagi terjadi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...