FaktualNews.co

Buntut Penganiyaan Istri Siri, Anggota Dewan Pamekasan Dilaporkan ke BK DPRD

Peristiwa     Dibaca : 586 kali Penulis:
Buntut Penganiyaan Istri Siri, Anggota Dewan Pamekasan Dilaporkan ke BK DPRD
FaktualNews.co/Mulyadi/
HS kiri korban Penganiayaan didampingi kuasa hukum Muslim usai melakukan pelaporan di Pamekasan

PAMEKASAN, FaktualNews.co – Kuasa hukum HS, istri siri sekaligus korban penganiayaan oknum anggota DPRD Kabupaten Pamekasan berinisial MH akan melaporkan pelaku ke Badan Kehormatan (BK) DPRD. Hal itu disampaikan oleh Muslim selaku kuasa hukum dari HS.

“Besok kami akan datang ke Polres dan DPRD Pamekasan untuk menindaklanjuti laporan kami,” katanya saat ditemui wartawan FaktualNews.co, Kamis, (11/4/2019).

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Lebih lanjut, Muslim mengatakan, mereka akan mendatangi Polres Pamekasan untuk melengkapi berkas dan sekaligus menindaklanjuti perkembangan laporan merka beberapa waktu lalu.

“Kita sudah mendapatkan telepon dari Polres untuk diminta hasil visum. Dan kami sudah menyerahkan semuanya,” tambahnya.

Sebelumnya, sekretaris Komisi satu DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berinisial MH dilaporkan ke polisi. Anggota dewan itu dilaporkan istri sirinya berinisial HS atas dugaan penganiayaan, Selasa, (9/4/2019).

Dalam surat tanda bukti pelaporan dengan nomor TBL/95/IV/2019/Jatim/RES PMK itu, korban HS mengaku dipukul menggunakan sapu di bagian tubuhnya. Perbuatan penganiayaan, itu dilakukan pada 20 Februari 2019 di sebuah kos yang berada Desa Buddegen, Pademawu, Pamekasan.

Terpisah, Ketua Badan Kehormatan Dewan Pamekasan H Taufiqurrahman mengatakan, dirinya belum bisa memberikan komentar atas kasus yang melibatkan politisi Nasdem itu. Sebab hingga saat ini belum ada laporan yang secara resmi masuk DPRD Pamekasan.

“Kita tidak berani menindaklanjuti, karena tidak ada laporan resmi,” kata H Taufik.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...