FaktualNews.co

Sebulan, GTT Agama dan Olahraga di Pamekasan, Terima Honor Rp 600 Ribu

Pendidikan     Dibaca : 551 kali Jurnalis:
Sebulan, GTT Agama dan Olahraga di Pamekasan, Terima Honor Rp 600 Ribu
Kasi Pengembangan Karir Disdik Pamekasan, Fadillah. 

PAMEKASAN. FaktualNews.co – Niat dan cita-cita pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk mensejahterakan guru di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, patut dipertanyakan. Pasalnya, Guru Tidak Tetap (GTT) di Pamekasan hanya menerima honor sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya.

“Disdik Pamekasan kontrak GTT Agama dan Olahraga dengan honorarium Rp 600 per-bulan,” kata Fadillah, Kasi Pengembangan Karir Disdik Pamekasan saat ditemui di ruangannya. Selasa, (16/4/2019).

Honor sebesar  Rp  600 ribu perbulan tersebut diberikan terhadap guru agama dan olahraga. Tercatat sebanyak 280 GTT yang menerima. Rinciannya, sebanyak  230 untuk guru agama dan sebanyak 50 untuk guru olahraga.

“Mereka dikontrak untuk menjadi tenaga pengajar di jenjang pendidikan sekolah dasar,”jelasnya kepada FaktualNews.co.

Dari jumlah Rp 600 ribu honorarium tersebut. Disdik Pamekasan mengaku tidak pernah memberikan insensif atau tambahan nominal sedikitpun. Hanya saja pemberian dikakukan dalam setahun sekali pada saat Lebaran tiba. Pemberian itu berupa Tunjangan Hari Raya (THR). “Tambahan insensif pada saat Lebaran saja,” tandasnya.

Sementara itu, aktivis pegiat pendidikan Kabupaten Pamekasan, Basri menilai sudah saatnya Pemkab Pamekasan melakukan upaya untuk mensejahterakan  guru. Sebab baginya, tenaga pendidik sudah selayaknya mendapatkan upah yang cukup dan selaras dengan fungsinya  mencerdaskan anak bangsa.

“Menjadi pendidik itu tidak mudah ya, seharusnya honor terhadap guru cukup,” kritik Basri.

Tidak hanya itu, ketidak kesejahteraan terhadap guru dinilai akan menjadi penghambat bagi keberlangsungan aktivitas belajar mengajar siswa. Sebabnya guru masih memikirkan kebutuhan hidupnya.

“Sudah seharusnya guru fokus menyiapkan materi menjagar. Sehingga out put-nya jelas,”pungkasnya.

 

 

Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...