FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Waspada, Modus Baru Gendam Tukar Uang Koin Terjadi di Kota Mojokerto

Kriminal     Dibaca : 187 kali Jurnalis:
Waspada, Modus Baru Gendam Tukar Uang Koin Terjadi di Kota Mojokerto
FaktualNews.co/Fuad Amanullah/
Uang koin yang ditukarkan para pelaku.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Karyawan toko perlengkapan bayi ‘Lestari’ di Kota Mojokerto, Jawa Timur, menjadi korban penipuan kawanan pengamen dengan modus gendam model baru yakni menukar uang koin logam jumlah banyak.

Aksi kejahatan gendam model baru dengan modus menukar uang koin di Kota Mojokerto ini terjadi pada Rabu (17/4/2019) dan terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman tersebut, nampak tiga orang pria berusia sekitar 40 tahunan masuk ke toko Lestari dengan menenteng kresek berisi ratusan keping uang koin yang akan ditukarkannya.

“Saya seperti di gendam, saat menukar uang para pelaku ini seperti mencoba mengalihkan keadaan,” ungkap salah seorang karyawan toko, Rodiatul Masruroh, Kamis (18/4/2019).

Menurutnya, aksi itu berawal saat tiga orang pelaku masuk ke toko dan membawa tas anyaman plastik dengan berisikan uang logam. “Mereka mengaku habis ngamen dan akan menukar uang logam dengan uang kertas. Karena toko juga butuh, akhirnya pemilik toko mengizinkan, dengan maksud menolong mereka,” tuturnya.

Saat menghitung uang, kata Rodiatul, pelaku menghitung uang logam di lantai. Saat menghitung uang logam, para pelaku ini tidak mau jika uang logamnya disamakan nominal uang pecahannya.

“Mereka tida mau jika uang koin logam disamakan, antara 100 rupiah sampai 500. Tapi mereka menyusun uang logam berjumlah dengan nominal pecahan bermacam-macam, hingga berjumlah 1.000. Setelah itu dikumpulkan setiap susunan hingga berjumlah 10.000. Mereka meminta dipisahkan dengan ditandai uang koin lainya ke dalam topi pelaku,” jelasnya.

Saat karyawan toko hendak ikut menghitung uang koin, namun dilarang oleh pelaku. “Teman saya malah di usir tidak boleh ikut campur,” kata Rodiatul.

Selain itu, saat proses penghitungan uang koin salah satu pelaku selalu mengajak berbicara terus menerus dengan maksud mengalihkan perhatian. Usai menghitung uang logam di kasir di depan pemilik toko bernama Sri Setyowati, jumlahnya sebesar 2,294 juta. “Saat itu juga pemilik toko langsung memberi uang kepada para pelaku sebesar Rp 2,3 juta,” tuturnya.

Setelah para pelaku pergi dari toko. Uang koin yang ditukarkan pelaku jumlahnya tidak sesuai. “Uang koinnya hanya Rp 500 ribu, tapi mereka meminta uang tukar sebesar Rp 2,3 juta,” kata Rodiatul.

Tiga orang pelaku yang memiliki ciri ciri, satu orang tinggi kurus dengan memakai kaos warna hitam, satu pelaku lagi bertopi, memakai kaos warna coklat berperut buncit dan berkumis, sedangkan satu lagi memakai baju garis garis putih dengan menenteng tas anyaman plastik tempat uang.

Akibat perbuatan para pelaku, pemilik toko mengalami kerugian hingga Rp 1,8 juta. Dan aksi kawanan gendam ini sudah dilaporkan petugas kepolisian Polres Mojokerto Kota.

“Semoga para pelaku segera tertangkap, agar tak ada lagi korban berikutnya dan menjadi pelajaran bagi pelaku,” kata pemilik toko, Sri Setyowati.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...