FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

7 Perjalanan KA dari Jember Dibatalkan Akibat Banjir di Pasuruan

Ekonomi     Dibaca : 1506 kali Penulis:
7 Perjalanan KA dari Jember Dibatalkan Akibat Banjir di Pasuruan
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Calon penumpang di stasiun KA Jember.

JEMBER, FaktualNews.co – Akibat banjir di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang menggenangi jalur Kereta Api (KA) menyebabkan 7 perjalanan KA yang melalui Stasiun Jember gagal berangkat atau dibatalkan, Senin (29/4/2019).

Akibat dibatalkannya 7 perjalanan KA di Stasiun Jember, Jawa Timur, ratusan penumpang terlantar.

“Sejak pukul 00.30 WIB dini hari tadi, terjadi banjir setinggi 15 sentimeter yang merendam rel di kilometer 58, antara Stasiun Bangil – Pasuruan. Bahkan arus air juga sangat deras sehingga menyebabkan perjalanan kereta api terganggu dan membahayakan jika dilalui kereta api,” kata Humas PT KAI Daop 9 Jember Luqman Arief, Senin (29/4/2019).

Menurut Luqman, dengan kondisi rel di Pasuruan  terendam banjir, pihaknya pun membatalkan sejumlah perjalanan kereta api yang melalui wilayah Daop 9 Jember.

Tercatat hingga pukul 10.00 WIB ini, sudah ada 7 perjalanan kereta api yang dibatalkan. Diantaranya KA Wijayakusuma tujuan Stasiun Surabaya Gubeng – Banyuwangi, KA Mutiara Timur Malam tujuan Stasiun Banyuwangi – Surabaya Gubeng, KA Ranggajati tujuan Stasiun Jember – Surabaya Gubeng, KA Logawa tujuan Stasiun Jember – Purwokerto, KA Tawang Alun tujuan Stasiun Banyuwangi – Malang Kota Lama, KA Probowangi tujuan Stasiun Surabaya Gubeng – Banyuwangi, dan Mutiara Timur Siang tujuan Stasiun Surabaya Gubeng – Banyuwangi.

Dengan kondisi tersebut, pihak PT. KAI meminta maaf dan mempersilahkan para calon penumpang untuk menukarkan tiket yang dibatalkan ke stasiun-stasiun terdekat. “Nantinya calon penumpang akan mendapatlkan pengembalian tiket 100 persen, dan kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini,” ungkapnya.

Lebih jauh Luqman menyampaikan, pihaknya masih berupaya untuk melakukan perbaikan rel, dan menunggu banjir surut agar dapat dilalui gerbong kereta api lagi.

Sementara itu, sejumlah penumpang mengaku tidak nyaman dengan pembatalan keberangkatan kereta tersebut. “Ya bagaimana lagi, namanya juga musibah. Katanya kereta tidak bias lewat karena ada banjir di Pasuruan itu. Tapi saya tidak membatalkan tiket, ganti jadwal saja besok, semoga bisa berangkat,” kata salah seorang calon penumpang Sofi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul