FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Banyak Suara Hilang, Ketua DPC PDIP Trenggalek Ngadu ke Bawaslu

Politik     Dibaca : 1364 kali Penulis:
Banyak Suara Hilang, Ketua DPC PDIP Trenggalek Ngadu ke Bawaslu
FaktualNews.co/Suparni PB/
Ketua DPC PDIP Trenggalek Doding Rahmadi

TRENGGALEK, FaktuslNews.co – Lantaran banyak suara yang hilang pada Pemilu 2019 di Dapil 1 Kecamatan Trenggalek, yakni di Kelurahan Surondakan dan Kelurahan Sumbergedong, DPC PDIP Trenggalek mengadu ke Bawaslu Trenggalek, Kamis (2/5/2019).

Menurut Doding Rahmadi Ketua DPC PDIP Trenggalek, awalnya penghitungan surat suara pada rekapitulasi di dua Kelurahan dapil 1 Kecamatan Trenggalek, antara suara yang sah dan tidak sah itu tidak singkron. Karena tidak sama dan ada selisih suara, sehingga dengan kejadian itu yang dirugikan PDI Perjuangan.

Setelah dilakukan investigasi ditemukan bukti-bukti bahwa banyak suara PDIP yang hilang dan itu terjadi di TPS 4 Kelurahan Surodakan ada 2 suara, TPS 12 ada 10 suara dan  TPS 20 ada 6 suara. Sedangkan di TPS 16 Kelurahan Sumbergedong ada 5 suara.
harapnya.

“Dari kejadian ini suara PDIP banyak yang hilang. Jadi total keseluruhan suara PDIPerjuangan di TPS itu yang hilang ada 23 suara. Sedangkan investigasi ini berdasarkan C1 Plano yang sudah jelas,” ucapnya.

Ditambahkan Doding, berdasarkan hal tersebut, pihaknya mengindikasikan ada permainan yang berstruktur, sistematis dan masif untuk menghilangkan hak-hak suara rakyat yang memilih PDI Perjuangan. Karena terjadi di beberapa TPS.

“Terkait dengan kejadian itu, kami menginginkan KPU menggelar penghitungan suara di TPS tersebut di ulang kembali,” harapnya.

Sementara Ketua Bawaslu Trenggalek Ahmad Rokhani membenarkan terkait pengaduan yang dilakukan oleh PDI Perjuangan.

Kedatangan mereka adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara, terutama di tingkat kecamatan dan desa tetang penghitungan suara.

Karena menurutnya, perolehan suara antara yang sah dan tidak sah itu di dua kelurahan tersebut tidak singkron. Sehingga PDI Perjuangan merasa dirugikan, karena banyak suara yang hilang.

“Dalam permasalahan ini, kami secepatnya akan melakukan koordinasi dan mempelajari serta kajian-kajian berikut barang bukti kemudian disingkronkan dengan apa yang telah disampaikan oleh teman-teman PDI Perjuangan,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin