FaktualNews.co

Jadi Tersangka, Oknum Pilot Pukul Pegawai Hotel di Surabaya, Terancam Ditahan

Peristiwa     Dibaca : 681 kali Penulis:
Jadi Tersangka, Oknum Pilot Pukul Pegawai Hotel di Surabaya, Terancam Ditahan
FaktualNews.co/Istimewa/
Potongan gambar video pemukulan oknum pilot Lion Air terhadap pegawai hotel di Surabaya.

SURABAYA, FaktualNews.co Tidak hanya akan ditetapkan sebagai tersangka. Polda Jawa Timur, memastikan pada saat pemeriksaan pertama nanti, oknum pilot Lion Air yang memukul pegawai hotel La Lisa di Surabaya juga akan ditahan.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Balai Wartawan Mapolda Jatim, Rabu (8/5/2019) siang tadi.

“Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penahanan, karena ini adalah pasal perkecualian,” ujar Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Rencananya, pemeriksaan terhadap oknum Pilot Lion Air yang diketahui berinisial AG tersebut, akan dilakukan pada hari Jum’at (8/5/2019).

“Mulai besok administrasinya akan kita urus, lusa akan kita panggil yang bersangkutan sebagai tersangka. Hari Kamis administrasi dari Polrestabes akan kita alihkan dan Jum’at akan dipanggil sebagai tersangka,” lanjutnya.

Penetapan sebagai tersangka hingga penahanan terhadap oknum pilot Lion Air yang telah memukul pegawai hotel La Lisa Surabaya tersebut tidak serta merta. Kata Barung, hal itu berdasarkan hasil visum korban yang menunjukkan adanya unsur penganiayaan secara signifikan.

“Tapi bisa saja ini bisa kita lakukan penahanan karena dari hasil visum itu bisa dikatakan penganiayaan ringan atau berat,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video berisi tentang peristiwa pemukulan seorang oknum pilot terhadap pegawai hotel La Lisa Surabaya beberapa hari lalu viral.

Belakangan terkuak, pelaku pemukulan merupakan seorang oknum pilot Lion Air berinisial AG. Sedangkan korban pemukulan bernama Ainur Rofik, bekerja sebagai Room Boy di Hotel La Lisa Surabaya. Pemukulan terjadi gara-gara seragam pilot yang disetrika korban, hasilnya dianggap AG kurang rapi.

Karena merasa teraniaya, korban lantas mengadukan kasus yang dialaminya ke Polrestabes Surabaya dengan barang bukti potongan video CCTV. Dalam video tersebut terlihat jika sang pilot AG beberapa kali melayangkan pukulan terhadap Ainur Rofik.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin