Ramadan

Manfaat Makan Kurma saat Sahur

FaktualNews.co – Kurma menjadi salah satu asupan populer yang banyak diminati saat sahur maupun buka puasa. Bahkan, Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar sahur dan buka puasa menggunakan buah kurma.

Ternyata anjuran itu bukan tanpa alasan. Secara medis, kurma memang baik dikonsumsi saat berpuasa. Karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Termasuk dalam bahan makanan sumber karbohidrat, kurma mengandung glukosa, fruktosa dan sukrosa.

Berikut manfaat mengkonsumsi buah kurma saat sahur dan buka puasa yang dirangkum FaktualNews dari berbagai sumber :

1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan, Menghilangkan Sembelit

Serat sangat penting untuk meningkatkan kesehatan usus besar dan membuat buang air besar secara teratur.

Serat tidak larut dan larut yang ditemukan pada kurma membantu membersihkan sistem pencernaan, memungkinkan usus besar bekerja pada tingkat efisiensi yang lebih tinggi.

Beberapa manfaat lain yang berkaitan dengan serat dan kesehatan usus besar mengurangi risiko kolitis, kanker usus besar, dan wasir. Kurma bahkan bisa digabungkan dengan pengobatan rumahan lainnya untuk wasir.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Selain meningkatkan kesehatan usus besar, serat juga dikenal bisa meningkatkan kesehatan jantung.

3. Anti-Inflamasi

Kurma kaya akan magnesium mineral yang dikenal dengan manfaat anti-inflamasinya. Satu studi menemukan bahwa “indikator inflamasi di tubuh seperti CRP (protein C-reaktif), TNF (tumor necrosis factor alpha), dan IL6 (interleukin 6) semuanya berkurang saat asupan magnesium meningkat.”

Selanjutnya, peradangan di dinding arteri juga berkurang dengan asupan magnesium. Berdasarkan sifat anti-inflamasi magnesium dan temuan penelitian ini, magnesium dapat secara efektif mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, artritis, penyakit Alzheimer, dan penyakit kesehatan terkait peradangan lainnya.

4. Mengurangi Risiko Stroke

Setelah mengevaluasi 7 penelitian yang diterbitkan selama periode waktu 14 tahun, para periset menemukan bahwa risiko stroke berkurang sebesar 9 persen untuk setiap 100 miligram magnesium yang dikonsumsi seseorang perhari. Penelitian ini dapat ditemukan di American Journal of Clinical Nutrition.

5. Meningkatkan Kesehatan Otak

Beberapa penelitian, seperti yang ditemukan di JAMA Internal Medicine, menemukan bahwa kadar vitamin B6 yang cukup terkait dengan peningkatan kinerja otak dan nilai tes yang lebih baik.