FaktualNews.co

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Nganjuk saat Beli Pulsa

Peristiwa     Dibaca : 313 kali Jurnalis:
Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Nganjuk saat Beli Pulsa
FaktualNews.co/RM.Gawat/
Rumah terduga teroris di Nganjuk yang saat ini dipasang police line pasca diamankan Densus 88

NGANJUK, FaktualNews.co – Seorang pria terduga teroris diamankan Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Mabes Polri, di Desa Tanjung Tani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Selasa (14/5/2019) petang.

Informasi yang dihimpun, terduga teroris tersebut berinisial DY. Ia ditangkap Densus 88 sekitar jam 18.30 WIB. Saat DY usai membeli pulsa di sebuah konter bersama dengan sang istri. Selanjutnya, ia dibawa petugas ke rumah mertuanya di Desa Tegaron, Kecamatan Prambon, Nganjuk. Sebab, selama ini DY tinggal di rumah mertuanya.

Usai penggeledahan, Tim Densus 88 langsung mengamankan pelaku. Petugas juga disebutkan membawa sejumlah barang dari tempat tinggal DY. Selain itu, Tim Densus 88 juga mengamankan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Sementara, tempat tinggal terduga teroris saat ini dipasang police line.

Penangkapan terduga teroris DY oleh Tim Densus 88 Antiteror itu tentunya membuat warga kaget. Sebab, selama ini DY terkenal pendiam. Warga pun tak menyangka, jika DY merupakan salah satu terduga teroris yang selama ini dicari Densus 88 Antiteror.

“Dia itu orangnya pendiam. Selama ini juga jarang berkomunikasi dengan warga. Tapi jika waktu salat, dia (DY) sering mengumandangkan adzan di masjid dekat rumahnya,” ujar tetangga korban Iman Syafii kepada awak media.

Sementara, istri DY juga terkenal tertutup serta jarang bersosialisasi dengan warga lainnya. Selama ini, istri DY juga menggunakan cadar. Namun, warga pun tak pernah curiga dengan perilaku DY dan istrinya.

“Jarang sosialisasi dengan warga juga istrinya, biasanya pakai cadar,” terang Syafii.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian perihal penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror ini. Redaksi FaktualNews.co masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait seputar penangkapan ini.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...