FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Napi Kasus Penipuan Rutan Trenggalek Asal Blitar Tewas Bunuh Diri

Peristiwa     Dibaca : 334 kali Jurnalis:
Napi Kasus Penipuan Rutan Trenggalek Asal Blitar Tewas Bunuh Diri
Ilustrasi gantung diri

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Seorang napi Rutan Trenggalek, Jawa Timur, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di dalam kamar mandi.

Napi Rutan Trenggalek itu diketahui bernama Wiji Setiawan warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Korban diduga mengalami depresi, sehingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

KAKP Rutan Trenggalek, Gulang Rinanto membenarkan peristiwa tersebut. Korban ketika di ketahui sudah meninggal dunia, dalam kondisi leher terlilit dengan tali.

“Memang benar salah satu warga binaan Rutan Trenggalek pindahan dari Blitar dengan kasus tindak pidana penipuan ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi. Dugaan sementara korban mengalami depresi,” ucapnya, Rabu (15/5/2019).

Menurut Gulang, peristiwa itu diketahui, ketika petugas akan mamasukan warga binaan lain ke dalam sel tahanan dan diketahui korban sudah tergeletak di lantai kamar mandi.

Setelah di cek petugas Blok, ternyata Wiji sudah meninggal dunia dengan kondisi di lehernya ada jeratan tali, juga diatasnya ada tali.

“Mengetahui kejadian itu, selanjutnya petugas blok melapor ke Komandan jaga dan langsung mengecek lokasi dan benar adanya kejadian itu. Kemudian melapor ke pimpinan dan selanjutnya di laporkan ke Polres Trenggalek guna penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Dijelaskan Gulang, Wiji sebelum ditemukan tewas mengenaskan, tiga hari sebelumnya ia juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menenggak sabun rinso, namun berhasil di selamatkan.

“Korban ini merupakan salah satu napi pindahan dari Lapas Blitar dengan kasus pidana penipuan. Sedangkan di Rutan Trenggalek sendiri baru sekitar tiga bulan,” imbuhnya.

Ditambahkan, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda unsur kekerasan dan korban di di duga kuat meninggal dunia karena bunuh diri.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...