ucapan idul fitri pemkab jombang
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Jual HP Teman ke Pasar Maling, Pria Asal Surabaya Dibui

Kriminal     Dibaca : 132 kali Jurnalis:
Jual HP Teman ke Pasar Maling, Pria Asal Surabaya Dibui
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir/
Ilustrasi

SURABAYA, FaktualNews.co – Alih-alih pinjam handphone untuk melihat isi percakapan dalam Whatsapp, Sudarmanto (29) warga Ngageldadi, Kota Surabaya, tega membawa lari dan menjual alat komunikasi milik, Teguh, temannya.

Bukan hanya sekali ini saja, Sudarmanto berulah. Tiga bulan yang lalu, atau pada Februari 2019. Kepada Teguh, ia juga pernah menipu dengan modus operandi yang sama. Hingga korban waktu itu, mengalami kerugian mencapai empat juta rupiah.

Merasa jengkel, korban, yang kesehariannya sebagai pekerja salon di sekitar rumahnya tersebut pun melapor ke Polsek Kenjeran, Surabaya. “Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan ke petugas Polsek Kenjeran. Pada hari Jumat tanggal 12 April 2019,” ujar Kapolsek Kenjeran, Kompol Cipto, Jumat (17/5/2019).

Petugas Polsek Kenjeran bersama korban lalu mencari ke kediaman Sudarmanto untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Namun, setelah lebih dari satu bulan dicari, Sudarmanto tak jua menampakkan batang hidungnya.

Akhirnya, polisi mengambil langkah represif dan berhasil menangkap yang bersangkutan pada hari Rabu, (14/5/2019) lusa kemarin, di kediamannya. Ketika ditangkap, Sudarmanto mengakui semua perbuatannya. Ia lantas digiring menuju ke Mapolsek Kenjeran, Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“HP korban ternyata sudah dijual di Pasar Maling yang ada di Wonokromo, itu dengan harga Rp2 juta,” lanjut Kapolsek Kenjeran.

Pasar Maling merupakan sebutan untuk pasar tumpah yang hanya beroperasi pada malam hari, antara pukul 20.00 WIB hingga dini hari. Lokasinya, di sepanjang Jalan Stasiun Wonokromo, Kota Surabaya. Di pasar ini, banyak ditemui penjual barang-barang bekas seperti HP, jam tangan, sepatu dan lain sebagainya. Beberapa barang baru juga dijual di tempat itu.

Harga barang bekas di tempat ini cenderung dibawah pasaran, hal ini lantaran barang dagangan yang dijual tak dilengkapi surat-surat seperti Dos Book pada HP. Terkait kasus ini, Sudarmanto pun akhirnya dijebloskan ke dalam penjara Polsek Kenjeran.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...