Peristiwa

Korsleting Listrik, Gudang Gergajian Kayu di Trenggalek Terbakar

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Sebuah gudang gergajian kayu sengon, UD Kartika milik Sukatno (58) warga Dusun Kebon, Desa Wonorejo, Kecamatan Gandudari, Kabupaten Trenggalek Jawa Timur ludes terbakar, Sabtu (18/5/2019) dini hari.

Dugaan sementara penyebab kebakaran ini konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian meterial ditafsirkan mencapai Rp 285 juta.

Kasubbag Humas Polres Trenggalek, Iptu Supadi membenarkan peristiwa tersebut. Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga yang rumahnya tak jauh dari gudang gergajian kayu.

” Benar sebuah gudang gergajian kayu sengon yang berukuran 10×15 meter di Gandusari Trenggalek ludes terbakar. Untuk saat ini masih dalam proses penyelidikan Polres Trenggalek,” ucapnya, Sabtu (18/5/2019).

Disampaikan Supadi, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik pada terminal lampu penerangan gudang dan terjadi kosleting listrik.

” Karena dibawahnya terminal lampu yang terjadi konsleting ada limbah gergajian dan mudah terbakar, kemudian api membesar dan menjalar ke tumpukan kayu yang sudah di gergaji serta yang bentuk gelondong,” terangnya.

Dijelaskan Supadi akibat kebakaran tersebut, bangunan gudang semi permanen dengan dinding terbuat tembok ukuran 10×15 beratap seng, dua unit mesin gergaji dan kayu yang berada di dalam gudang ludes terbakar.

” Dari kejadian ini korban jiwa nihil, namun untuk kerugian korban ditafsirkan mencapai sekitar Rp 285 juta rupiah,” imbuhnya.

Lebih lanjut mengatakan, peristiwa itu berawal, pada Sabtu (18/5/2019) saksi Mujito saat bangun tidur dari dalam rumah mendengar suara kratak kratak. Setelah keluar rumah melihat gudang kayu UD.Kartika yang berada di depan rumahnya terbakar.

Mengetahui hal itu saksi langsung berteriak minta tolong dan segera memberitahu pemilik gudang. Setelah gudang dibuka warga sekitar langsung berupaya memadamkan api dengan cara manual.

Karena api sudah membesar dan didalam gudang banyak tumpukan kayu api tidak berhasil dipadamkan dengan manual. Api dapat dikendalikan setelah tiga unit mobil Damkar tiba di lokasi kejadian.

” Api berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Trenggalek diterjunkan bersama petugas dibantu warga sekitar,” pungkas Supadi