FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Modus Arisan Lebaran, Wanita Asal Situbondo Ini Tipu Puluhan Warga

Ramadan     Dibaca : 301 kali Jurnalis:
Modus Arisan Lebaran, Wanita Asal Situbondo Ini Tipu Puluhan Warga
FaktualNews.co/Fathul Bahri/
Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Lilis Suryani (45),warga Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat. Lantaran melakukan penipuan dengan modus paket tabungan hemat Lebaran, Rabu (22/5/2019).

Tidak tanggung-tanggung, terlapor melakukan penipuan dengan nominal yang mencapai Rp60,8 juta kepada kedua orang korban. Masing-masing adalah, Tatik Asmani (48), dan Rahmani (46), keduanya warga Desa Panji Lor, Kecamatan Panji, Situbondo.

Diperoleh keterangan, aksi penipuan yang dilakukan oleh terlapor Lilis Suryani terjadi pada 30 Juni 2018 lalu. Pada saat itu, terlapor mendatangi rumah korban dan menawarkan tentang paket tabungan hemat Lebaran.

Nah, karena tertarik dengan iming-iming yang dijanjikan oleh terlapor, yakni setiap mendapat sebanyak 20 anggota mendapat bonus satu orang, sehingga dua orang korban langsung mencari anggota, hingga pada akhir Juni 2018 lalu jumlah anggota dua orang korban mencapai 72 orang.

Ironisnya, setelah tiba waktu pencairan tabungan paket Lebaran, tepatnya satu minggu sebelum bulan suci Ramadan 1440 hijriyah, terlapor Lilis Suryani justru ingkar janji. Bahkan, saat dihubungi melalui ponselnya, namun nomor ponsel milik dua orang korban diblokir oleh terlapor.

“Karena terkesan tidak ada itikad baik dari terlapor, sehingga saya melaporkan kasus penipuan ini ke Mapolres Situbondo,” kata Tatik Asmani, Rabu (22/5/2019).

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan adanya laporan kasus penipuan, dengan modus paket tabungan lebaran, dengan terlapor Lilis Suryani.

“Berdasarkan laporan dua orang korban kepada petugas SPKT Polres Situbondo, jumlah total kasus penipuan oleh terlapor nominalnya mencapai Rp60,8 juta,” ujar Iptu Nanang Priyambodo.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...