FaktualNews.co

TKI Blitar Setor Uang ke Keluarga di Momen Lebaran, Remitance Capai Ratusan Miliar

Ramadan     Dibaca : 269 kali Jurnalis:
TKI Blitar Setor Uang ke Keluarga di Momen Lebaran, Remitance Capai Ratusan Miliar
FaktualNews.co/Meidian Dona Doni/
Yudi Priono, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Disnaker Kabupaten Blitar.

BLITAR, FaktualNews.co – Menjelang Lebaran menjadi musim bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri menyetorkan uang kepada keluarga di Indonesia. Di Blitar sendiri tercatat puluhan miliar uang valuta asing atau biasa disebut remitance masuk jelang Lebaran.

Dari data sementara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, mulai dari bulan Januari hingga April ini ada remitance yang masuk jumlahnya mencapai Rp 11 miliar. Jumlah ini masih berkembang lagi mengingat masih satu bank saja yang melapor remitance yang masuk.

“Remitance Rp 11 miliar tersebut yang melapor masih bank BNI. Masih ada bank-bank besar lain yang belum melaporkan remitance ke disnaker,” ungkap Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Disnaker Kabupaten Blitar, Yudi Priyono, Rabu (22/5/2019).

Yudi memprediksikan kalau Lebaran tahun ini remitance bisa menyentuh puluhan miliar. Sebab di momen seperti Lebaran ini TKI pasti memikirkan keluarga di rumah, dengan mengirimkan uang tabungan hasil bekerja ke kampung halamannya. “Pastinya nanti mencapai puluhan miliar remitance masuk ke Blitar,” ujarnya.

Dia menyebutkan kalau remitance di Kabupaten Blitar tergolong cukup besar. Hal ini disebabkan banyak warga Kabupaten Blitar yang memilih bekerja ke luar negeri yang kebanyakan kaum perempuan.

Paling banyak TKI ini terkonsentrasi di Taiwan dan Hongkong dan kebanyakan bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga. Di tahun 2018 lalu terhitung total remitance mencapai Rp316 miliar dari banyaknya pekerja TKI dari Kabupaten Blitar ini.

“Memang banyak warga kabupaten Blitar yang bekerja di luar negeri. Dari tahun ke tahun selalu bertambah. Tahun ini saja tercatat ada 5 ribu warga kita jadi TKI,” jelasnya.

Editor
Z Arivin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...