FaktualNews.co

Meninggal di Usia 66 Tahun Karena Kanker Darah, Berikut Biografi Ani Yudhoyono

Nasional     Dibaca : 714 kali Jurnalis:
Meninggal di Usia 66 Tahun Karena Kanker Darah, Berikut Biografi Ani Yudhoyono
Ani Yudhyono. (Istimewa)

FaktualNews.co – Kristiani Herrawati yang biasa dikenal dengan Ani Yudhoyono adalah anak dari pasangan Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah. Ayahnya adalah seorang tentara dengan pangkat terakhir letnan jenderal. Ani adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara.

Ani Yudhoyono merupakan istri Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ani Yudhoyono lahir di Yogyakarta, 6 Juli 1952. Mantan ibu negara ini meninggal di Singapura, 1 Juni 2019 pada umur 66 tahun, setelah menjalani perawatan medis di National University Hospital Singapura akibat kanker darah yang dialaminya selama kurang lebih 4 bulan.

Semasa hidupnya Ani Yudhoyono aktif menemani kegiatan suami saat menjadi tentara dan presiden. Setelah tak lagi menjadi ibu negara, Ani Yudhoyono memiliki banyak waktu untuk keluarga, fotografi, dan berkebun.

Dilansir FaktualNews.co dari Viva, nama Ani Yudhoyono lebih dikenal daripada nama aslinya. Panggilan Ani Yudhoyono makin terkenal setelah sang suami menjadi presiden RI ke-6.

Dinikahi SBY di Usia 24 Tahun

Ani menikah dengan Susilo Bambang Yudhoyono pada usia 24 tahun di Jakarta. Dari pernikahannya dikaruniai dua orang anak, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhi Baskoro Yudhoyono.

Kristiani Herrawati semasa kecilnya sering berpindah-pindah tempat tinggal karena perkerjaan orang tuanya. Ayahnya sebagai tentara sering dinas keluar kota. Akibatnya, tempat sekolah Kristiani juga berpindah-pindah. Sekolah menengah pertamanya di SMP Immanuel, Medan, Sumatera Utara. Setelah itu, Kristiani melanjutkan ke SMA 24 Jakarta.

Usai menamatkan SMA, Kristiani Herrawati masuk kuliah Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta. Tapi ia tidak menyelesaikan kuliahnya karena ikut pindah bersama orang tuanya ke luar negeri yang menjadi Duta Besar Indonesia di Korea Selatan. Meski begitu, ia tidak berdiam diri, pendidikan penting baginya. Ani melanjutkan kuliahnya dan lulus sebagai sarjana Sosial Ilmu Politik dari Universitas Terbuka (UT).

Kariernya sebagai ibu negara lebih banyak mendampingi hampir semua kegiatan suaminya sebagai presiden dan juga aktif di berbagai kegiatan organisasi. Dia tercatat sebagai Pelindung Nasional Women Internasional Club (WIC), Pelindung Utama Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Bahkan dia juga masuk pengurus Partai Demokrat, partai politik bentukan suaminya Susilo Bambang Yudhoyono.

Masa Kecil Ani Yudhoyono

Dimasa kecilnya, Ia sangat menyukai memanjat pohon cermai dan mangga. Ia juga tumbuh menjadi gadis tomboy. Semasa sekolah juga ia kerap pergi ke sekolah menumpangi truk bersama dengan teman-temannya.

Sejak kecil Ani sudah dikenalkan dengan pendidikan oleh ayah dan ibunya. Sejak remaja, ia sudah bercita-cita menjadi dokter. Sehingga ketika tamat SMA, ia langsung mengambil kuliah jurusan kedokteran di Universitas Kristen Indonesia.

KELUARGA
Suami     : DR.H. Susilo Bambang Yudhoyono
Anak       : Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc.,MPA
Edhie Baskoro Yudhoyono,B.Comm.,M.Sc
Ayah        : Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo
Ibu           : Hj. Sunarti Sri Hadiyah

PENDIDIKAN
SMP Immanuel Medan
SMA 24 Jakarta
S1, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia (UKI), Tak selesai
S1, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Terbuka (UT)

KARIER
Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat
Persit Kartika Chandra Kirana (Persatuan Istri Tentara)
Dharma Pertiwi
Dharma Wanita
Pelindung Nasional Women Internasional Club (WIC)
Pelindung Utama Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
Pelindung  Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI)
Ketua Kehormatan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis (PPTI)
Penasehat Utama Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) dan
Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP)
Penasehat Paguyuban RIA Pembangunan
Pembina Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS)
Pembina Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB)
Pembina Cita Tenun Indonesia (CTI)
Pembina Mutumanikam Nusantara Indonesia (MMNI)
Duta Nasional HIV/AIDS dan ASI
Ikon Thalassaemia Indonesia
Bunda PAUD Se- Indonesia

Editor
Saiful Arief
Tags
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...