FaktualNews.co

Khofifah Pantau Harga di Pasar Pasuruan Jelang Lebaran

Ekonomi     Dibaca : 613 kali Penulis:
Khofifah Pantau Harga di Pasar Pasuruan Jelang Lebaran
FaktualNews.co/Abdul Aziz/
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, saat berkunjung ke Pasar Besar, Kota Pasuruan, Selasa (4/6/2019).

PASURUAN, FaktualNews.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Besar, Kota Pasuruan, Selasa (4/6/2019).

Khofifah didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, untuk memastikan stok bahan pokok aman saat Lebaran di wilayah Kota Pasuruan. Bahkan gubernur, keliling ke sejumlah stand para pedagang.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Untuk kejelasan adanya stok dan kenaikan harga di pasar tersebut, Khofifah sempat berbincang dengan kalangan pedagang, yang menjelaskan secara rinci terkait ketersediaan sembako. “Yang kita ingin adanya kepastian stok bahan pokok yang aman. Apakah menjelang dan pasca lebaran. Insya Allah stok sangat aman di sini,” papar Khofifah, disela kunjungannya, Selasa (4/6/2019).

Dalam kunjungannya kali ini, Khofifah tak menemukan adanya lonjakan harga jelang Idul Fitri 1440 H ini. Beberapa bahan pokok yang stoknya masih aman diantaranya beras, gula, minyak goreng, telur ayam, ayam, hingga daging sapi. Khofifah juga menyebutkan secara rinci harga-harga kebutuhan bahan pokok yang berhasil didapatkannya.

Menurut Khofifah harga daging sapi di Kota Pasuruan, lebih murah jika dibandingkan dengan daerah lain, seperti di Madura, harga daging sapi mencapai Rp 120 ribu. “Untuk di kota pasuruan hanya Rp 110 ribu. Bedanya daging ayam lebih mahal dari kota lain, disini harganya Rp 40 ribu, HET-nya (Harga Eceran Tertinggi) Rp 34 ribu,” terang dia.

Dari pantauan di Pasar Besar, untuk harga telur cenderung lebih murah Rp 2 ribu dari pada kota lain. Termasuk harga gula pasir. “Tidak ada kesulitan untuk mendapatkan bahan pangan pokok di kota pasuruan. Karenanya tidak perlu melakukan aksi borong. Karena stok masih tercukupi. Beli secukupnya saja, agar tidak terjadi inflasi,” tegasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...