FaktualNews.co

2 Warga Ngoro Jombang Terseret Ombak Pantai Pangi di Blitar Masih Belum Ditemukan

Peristiwa     Dibaca : 1252 kali Jurnalis:
2 Warga Ngoro Jombang Terseret Ombak Pantai Pangi di Blitar Masih Belum Ditemukan
FaktualNews.co/Istimewa/
Dua korban asal Ngoro Jombang (lingkaran merah) yang belum ditemukan terseret ombak pantai Pangi, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, Blitar, Jawa Timur, Selasa (11/6/2019).

BLITAR, FaktualNews.co – Wisatawan asal Ngoro, Jombang, terseret ganasnya ombak pantai Pangi, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, Blitar, Jawa Timur, Selasa (11/6/2019).

Dua orang wisatawan asal Ngoro, Jombang yang terseret ombak pantai Pangi, Blitar, hingga saat ini belum ditemukan.

Kedua korban diketahui bernama Indra Prasetyo (24) asal Jalan Sabang RT/RW 04/01, Desa/Kecamatan Ngoro, dan Eko Yulianto (20) asal Wates, Ngoro, Jombang.

Sampai saat ini petugas BPBD dan tim SAR gabungan dari Perhutani, Polairud dan Poskamladu TNI AL masih melakukan proses pencarian kedua korban asal Jombang yang hilang terseret ombak pantai Pangi, Blitar.

Proses pencarian terkendala gelombang tinggi sehingga menyulitkan pencarian korban dan bisa berbahaya bagi petugas.

Sementara empat orang yang ada di Puskesmas yakni, Tarsa Aldo Aswar (19), Koiril (20), Nuril Ubaidilah (20), dan Bagas Romadhon (16). Dan menurut informasi tiga korban luka ringan sudah dipulangkan ke Jombang.

“Masih dilakukan pencarian baik itu dengan perahu di laut dan penyisiran di pinggiran pantai dan tebing sekitaran pantai,” ungkap Kapolsek Bakung, AKP Imam Subechi, Selasa (11/6/2019) sore.

Dikatakannya, kalau kedua pemuda ini sudah hilang sejak pukul 07.00 pagi. Apabila kondisi hilangnya di perairan laut maka kedua dipastikan meninggal dunia.

Pada saat terakhir hilang kedua pria ini satunya memakai kaos berwarna ungu dan satunya lagi berwarna hitam kuning. “Bagi warga sekitaran Pantai Pangi yang menemukan korban dengan ciri tersebut dimohon segera malaporkan ke kepolisian,” ujar Imam Subechi.

Dia mengimbau agar warga yang sedang berlibur di pantai untuk berhati-hati. Sebab di musim kemarau ini ombak menjadi besar yang bisa datang tiba-tiba.
“Jadi kedua korban ini berenang agak ketengah laut lalu tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret korban,” pungkasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...