FaktualNews.co

Sempat Dirawat, 1 Penumpang Pikap Masuk Sungai di Jember Tewas

Peristiwa     Dibaca : 680 kali Penulis:
Sempat Dirawat, 1 Penumpang Pikap Masuk Sungai di Jember Tewas
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Lokasi mobil pikap masuk sungai di Jember.

JEMBER, FaktualNews.co – Satu orang korban kecelakaan mobil pikap nopol B 9044 VI di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, meninggal setelah menjalani perawatan.

Korban diketahui bernama Lia (60) Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi. Ia meninggal karena mengalami luka di kepala, dada, dan juga mengalami patah tulang kaki.

“Mobil pikap L300 nopol polisi B 9044 VI dikemudikan Muhammad Pauzi berpenumpang 9 orang, melaju dari arah barat ke timur,” kata anggota Unitlaka Satlantas Polres Jember, Aiptu Argono, Minggu (16/6/2019) siang.

Argono menjelaskan, pada jalan turunan tajam, dan sebelum melewati jembatan, kendaraan roda empat tersebut mengalami rem blong. “Sehingga (setelah) melewati jembatan, naik sedikit dan tidak kuat kemudian jalan mundur masuk ke sungai lewat sisi kiri jembatan,” jelasnya.

Untuk korban, Argono mengatakan, ada satu orang. “Meninggal dunia atas nama Bu Lia. Korban lainnya satu di RS Patrang (dr. Soebandi), dua luka ringan dari RS Citra Husada,” katanya.

Lebih lanjut terkait pengemudi mobil nahas tersebut. “Sementara masih ada di Polsek (Sukorambi), kemudian nanti kami geser ke Unit laka (Satlantas) Polres Jember, untuk kami mintai keterangan dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, diduga karena rem blong mobil pikap L300 nopol B 9044 VI masuk sungai di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu pagi (16/6/2019).

Pikap yang dikemudikan Muhammad Pauzi, warga Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, bermaksud untuk pulang ke rumahnya setelah menjemput sanak saudaranya dari Terminal Tawangalun yang datang dari luar kota.

“Saat itu saya dari menjemput saudara-saudara saya. Semua korban itu masih saudara saya dari terminal,” kata Pauzi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...