FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Rekrutmen P3K Situbondo Tak Ada Perlakukan Khusus untuk Honorer K2

Birokrasi     Dibaca : 98 kali Jurnalis:
Rekrutmen P3K Situbondo Tak Ada Perlakukan Khusus untuk Honorer K2
Ilustrasi

SITUBONDO, FaktualNews.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Fathor Rahman mengatakan dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II, yang akan dilaksanakan pada Juni 2019 tidak ada perlakuan khusus bagi tenaga guru honorer K2.

“Dalam rekrutmen PPPK tahun II Tahun 2019 ini, tidak ada perlakuan khusus bagi honorer guru K2, karena kita melihatnya dari sisi kompetensi,” tegasnya, Selasa (18/6/2019).

Menurutnya, standar kompetensi guru K2 saat mengikuti rekrutmen PPPK Tahap I mayoritas belum memenuhi passing grade atau batas nilai minimal yang harus dicapai.

“Passing grade itu sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan, karena ketika berbicara kualitas pendidikan, maka harus berbicara kualitas guru terlebih dulu,” imbuh Fathor.

Fathor menegaskan, rekrutmen PPPK tahap II, Dispendikbud dalam hal ini guru baik SD maupun SMP, mendapat alokasi 20 persen dari jumlah 100 orang yang akan diangkat menjadi PPPK di Situbondo.

“PPPK kali ini kita akan prioritaskan mengangkat Guru Agama, karena saat ini, Situbondo kekurangan guru agama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Honorer Situbondo, Misbahul Munir berharap, sebanyak 600 lebih guru honorer K2 di Situbondo, honornya bisa naikkan setara dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Situbondo senilai Rp1.763.267.

“Rekrutmen PPPK Tahap I yang dilaksanakan Februari 2019 lalu, dari 600 guru honorer yang lolos PPPK hanya 190 orang,” ujarnya.

Menurutnya, dari jumlah total sebanyak 400 lebih guru honorer yang belum terekrut sebagai PPPK dikarenakan belum memiliki ijazah S1 atau memiliki ijazah S1 di atas tahun 2012.

“Pada rekrutmen PPPK Tahap I tahun 2019, saya tak bisa ikut karena ijazahnya hanya sampai D2. Memang ada yang S1 tapi ijazahnya setelah tahun 2012, seharusnya kan sebelum 2012,” pungkasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...