FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Berikan Draft KK, Dispendukcapil Jombang Permudah Wali Murid Daftar PPDB 2019

Pendidikan     Dibaca : 136 kali Jurnalis:
Berikan Draft KK, Dispendukcapil Jombang Permudah Wali Murid Daftar PPDB 2019
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Kependudukan Dispenduk Capil Jombang, Tatik Sri Berdikariwati menunjukkan contoh draft KK.

JOMBANG, FaktualNews.co – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jombang, Jawa Timur, akan memberikan fasilitas lebih bagi masyarakat khususnya yang membutuhkan data kependudukan sebagai syarat untuk kepentingan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) online.

Hal ini menyusul banyaknya penulisan nama yang tidak singkron dengan database yang ada. Bahkan, banyak pula masyarakat yang belum memperbarui KK (Kartu Keluarga) yang mereka miliki. Sehingga, NIK-nya (nomor induk kependudukan) tidak muncul.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Kependudukan Dispenduk Capil Jombang, Tatik Sri Berdikariwati. Dia menjelaskan, fasilitas yang diberikan dengan cara memperbaiki data kependudukan yang terbaru. Setelah itu, petugas akan mencetakkan draft KK yang sudah diperbaiki ini dan memberikannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Tatik, draft ini tidak memiliki fungsi layaknya KK. Namun hanya sebagai pembenaran untuk menunjukkan kepada petugas bahwa data tersebut sudah sama.

“Selain itu kami akan siap melayani selama dibutukan, seperti kemarin kita buka pelayanan sampai hampir jam 17.00 WIB,” ujar Tatik, Rabu (19/6/2019).

Diungkapkan Tatik, selain banyak masyarakat yang datang untuk perbaikan data kependudukan, sejak dua minggu terakhir Dinspenduk Capil sudah melayani lebih dari seribu masyarakat yang meminta legalisir untuk kebutuhan PPDB ini.

“Jadi caranya untuk minta draft KK baru ini, masyarakat datang kesini bawa KK lama, bisa fotocopy dan akta kelahiran, kemudian akan kita input sesuai akta yang ada, sehingga akan muncul NIK baru, lalu draft akan kita berikan, baru setelah itu masyarakat tetap harus urus KKnya,” terangnya.

Sementara, mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online dengan sistem zonasi murni nampaknya membuat masyarakat di Jombang, kaget. Maklum saja, sebab sistem ini baru pertama kali diterapkan sehingga nampaknya para calon siswa dan wali mirid belum begitu siap.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya wali murid yang tak siap dengan data kependudukannya. Sehingga mereka mengalami hambatan ketika hendak melakukan pengambilan pin di Sekolah yang mereka inginkan.

Sejak senin kemarin hingga Selasa ini, bahkan ada ratusan wali siswa yang datang ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat untuk melakukan klarifikasi kekurangan persyaratan yang mereka miliki untuk proses pengambilan pin tersebut.

Wali murid ini sebelumnya gagal mendapatkan pin setelah pihak panitua PPDB online di Sekolah yang mereka datangi menemukan kekurangan dan kekeliruan itu. Semisal, nama yang tidak sama dengan akta dan NIK yang tak terbaca dengan server. Lantaran KK yang mereka miliki ternyata KK lama yang belum diperbarui.

Sehingga, saat dilakukan input data, nama dsn NIK tersebut tidak bisa muncul. Para wali murid ini pun nampak kebingungan dan kalangkabut.

Sekretaris Panitia PPDB online, Agus Suryo Handoko memastikan akan tetap menyelesaikan proses pengambilan pin bagi calon pendaftar sepanjang wali murid atau siswa sudah mengambil nomor antrian di Sekolah.

Mengenai banyaknya kekeliruan data, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dispenduk Capil setempat untuk memfasilitasi masyarakat atau calon siswa yang membutuhkan upaya perbaikan ini.

“Sesuai prosedur pengambilan pin akan ditutup hari ini hingga pukul 14.00 waktu sistem, namun sepanjang calon siswa sudah mengambil nomor antrian, akan kami tuntaskan. Pihak Sekolah kami instruksikan untuk tetap memberikan nomor antrian bagi calon siswa yang datang ingin mengambil pin,” tegasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...