FaktualNews.co

Detik-detik Juragan Rosok di Mojokerto Tewas Dibunuh Tetangga Sendiri, Sebelum Dibakar

Peristiwa     Dibaca : 578 kali Penulis:
Detik-detik Juragan Rosok di Mojokerto Tewas Dibunuh Tetangga Sendiri, Sebelum Dibakar
FaktualNews.co/Fuad Amanullah/
Rekonstruksi pembunuhan juragan rosok di Mojokerto, Selasa (25/6/2019).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Ada 47 adegan diperagakan dua pelaku Priono alias Yoyok (38) warga Desa Kejagan, Trowulan dan Dantok Nartok alias Gundul (36) warga Dusun Dimoro, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri dalam rekontruksi pembunuhan sadis terhadap Eko Yuswanto, kemudian dibakar di ladang Kecamatan Dawarblandong.

Di adegan 20 sampai 26 terungkap, pelaku tega membantai korban di dalam kamar milik orang tua saudara Gundul di wilayah Kenanten, Kecamatan Puri.

Sebelum membunuh korban, kedua pelaku terlebih dulu menegak minum minuman keras bersama korban.

“Korban di cekoki minuman, sebelum dibunuh. Ini dilakukan karena agar lebih muda dalam mengeksekusi korban,” ucap Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Stiyono, Selasa (25/6/2019).

Dari hasil rekonstruksi, kedua pelaku tega membantai korban dengan cara memukuli dan menendang beberapa kali, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Sebelum akhirnya dibuang dan dibakar di wilayah Kecamatan Dawarblandong.

“Adegan ke 20 sampai 25 itulah keduanya menghabisi korban,” jelasnya.

Dalam adegan tersebut pelaku utama Priono alias Yoyok, menendang dan memukuli korban beberapa kali, hingga menyebabkan paru-paru korban tertusuk tulangn. “Itu yang menjadi faktor utama meninggal korban,” imbuh Sigit.

Sedangkan pelaku kedua yakni Nartok alias Gundul berperan sebagai penyekap mulut korban dengan bantal.

Sigit juga menjelaskan, dari hasil rekonstruksi yang dilakukan oleh polisi dan juga Kejaksaan Kabupaten Mojokerto di Wilayah Kenanten, juga diketahui kedua pelaku merubah perencanaan.

“Perencanaan awal, kedua pelaku akan dimasukkan kedalam tong berwarna hijau kemudian dibuang, namun karena ada beberapa kendala akhirnya pelaku membuang korban dan membakarnya,” sebut Sigit.

Tujuan dari rekontruksi pembunuhan berancana, lanjut Sigit, yakni untuk mengungkap kebenaran dan segera dituntaskan perkara ini dan cepat diputuskan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...